1.945 Anak Penyu Dilepas di Banyuwangi, Terungkap 4 Spesies yang Bertelur di Alas Purwo

Siswanto
Sebanyak 1.945 tukik dilepas di Pantai Trianggulasi, TN Alas Purwo Banyuwangi, saat HUT RI. Konservasi penyu mencatat 1.070 pendaratan dan 111.115 telur. (Foto iNewsSurabaya.id/Siswanto).

Ribuan Penyu Bertelur di Pesisir Alas Purwo

Upaya pelestarian penyu di kawasan TNAP menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan. Hingga saat ini, tercatat 1.070 kali pendaratan penyu untuk bertelur di sepanjang pesisir Taman Nasional Alas Purwo.

Dari aktivitas tersebut, sebanyak 111.115 butir telur penyu telah ditetaskan secara semi alami melalui pengelolaan konservasi penyu di Ngagelan.

“Pesisir Taman Nasional Alas Purwo menjadi salah satu habitat penting bagi penyu. Sedikitnya empat jenis penyu tercatat mendarat dan bertelur di kawasan ini, yakni penyu lekang, penyu sisik, penyu hijau, dan penyu belimbing,” jelas Probo.

Dari empat jenis tersebut, penyu lekang menjadi jenis yang paling banyak tercatat melakukan pendaratan untuk bertelur di kawasan pesisir Alas Purwo.

Kondisi ini membuat keberadaan kawasan konservasi menjadi penting. Perlindungan habitat, pengelolaan telur secara tepat, hingga pelepasliaran tukik menjadi rangkaian yang saling berkaitan untuk menjaga populasi penyu di alam.

Probo menegaskan, pelepasan 1.945 tukik tersebut juga menjadi pengingat bahwa konservasi penyu bukan hanya menjadi tanggung jawab pengelola kawasan.

Pelestarian satwa membutuhkan keterlibatan masyarakat, wisatawan, komunitas, hingga berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Melalui wisata edukasi konservasi, TNAP ingin menghadirkan pengalaman wisata yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memberikan pengetahuan kepada pengunjung tentang kehidupan satwa liar dan pentingnya menjaga ekosistem pesisir.

“Melestarikan penyu hari ini berarti menjaga keberlangsungan ekosistem pesisir dan memastikan generasi mendatang tetap dapat menikmati kekayaan alam Indonesia,” ujarnya.

Pelepasan ribuan tukik di Pantai Trianggulasi pun menjadi simbol semangat kemerdekaan dengan pesan sederhana: merdeka untuk menjaga alam, merdeka untuk belajar dari alam, dan merdeka untuk mewariskan lingkungan yang lestari kepada generasi berikutnya.

Kegiatan tersebut melibatkan Balai Taman Nasional Alas Purwo, Pramuka Saka Wanabakti, Sanggar Tari Alang-alang Kumitir, PT Disti, IPPA TN Alas Purwo, masyarakat sekitar kawasan TN Alas Purwo, wisatawan domestik maupun mancanegara, serta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi.

 

Editor : Arif Ardliyanto

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network