Bukan Prestasi Sesaat, Ini Ambisi Pertiwi Unesa Academy Mencetak Bintang Baru Timnas Putri

Saiful Arif
Pertiwi Unesa Academy fokus membina pesepak bola putri usia muda secara berkelanjutan untuk mencetak generasi emas yang siap bersaing hingga Timnas Putri Indonesia. Foto iNewsSurabaya.id/alup

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Membangun sepak bola putri Indonesia tidak cukup hanya dengan mengejar kemenangan di setiap pertandingan. Proses panjang melalui pembinaan pemain usia muda menjadi salah satu kunci untuk melahirkan pesepak bola berkualitas yang mampu bersaing di level nasional hingga internasional.

Semangat tersebut menjadi fokus Pertiwi Unesa Academy. Akademi sepak bola putri ini menyiapkan program pembinaan berkelanjutan dengan target mencetak pemain yang tidak hanya unggul secara teknik, tetapi juga memiliki fisik kuat, mental tangguh, disiplin, pemahaman taktik, dan karakter positif.

Prof Jarwanto mengatakan, pembinaan usia muda harus dipandang sebagai investasi jangka panjang bagi perkembangan sepak bola putri Indonesia. Menurutnya, prestasi dalam sebuah kompetisi memang penting, tetapi keberhasilan pembinaan juga diukur dari kemampuan akademi menciptakan pemain yang siap melangkah ke jenjang lebih tinggi.

“Kami ingin Pertiwi Unesa Academy menjadi wadah untuk melahirkan pemain-pemain sepak bola putri berkualitas. Targetnya bukan hanya meraih prestasi saat ini, tetapi mempersiapkan generasi emas yang nantinya bisa membawa nama Indonesia,” ujar Prof Jarwanto.


Pertiwi Unesa Academy fokus membina pesepak bola putri usia muda secara berkelanjutan untuk mencetak generasi emas yang siap bersaing hingga Timnas Putri Indonesia. Foto iNewsSurabaya.id/alup

Ia menilai kesempatan bagi pesepak bola putri usia muda untuk memperoleh pembinaan yang tepat perlu terus diperluas. Sebab, talenta yang dimiliki seorang pemain membutuhkan lingkungan latihan yang konsisten agar dapat berkembang secara maksimal.

Pembinaan tersebut tidak hanya berorientasi pada kemampuan bermain di lapangan. Para pemain juga diarahkan untuk membangun kedisiplinan, mental bertanding, serta pemahaman terhadap permainan sebagai bagian dari proses menjadi atlet profesional.

Pelatih Pertiwi Unesa Academy, Bawono, menambahkan bahwa mencetak pemain berkualitas membutuhkan waktu dan proses yang tidak singkat. Menurutnya, kemampuan seorang pemain tidak dapat dibentuk hanya melalui latihan dalam waktu tertentu.

“Kami ingin membentuk pemain yang lengkap, bukan hanya memiliki kemampuan teknik, tetapi juga fisik, mental, disiplin dan karakter yang kuat. Kami percaya, dengan proses yang serius akan lahir pemain-pemain hebat dari Pertiwi Unesa Academy,” kata Bawono.

Karena itu, proses latihan dan pembinaan dilakukan dengan menempatkan perkembangan pemain sebagai tujuan utama. Setiap aspek yang dibutuhkan untuk menunjang performa pemain terus dikembangkan agar mereka memiliki bekal ketika menghadapi kompetisi yang lebih tinggi.

Ke depan, Pertiwi Unesa Academy menargetkan para pemain binaannya mampu tampil kompetitif di berbagai ajang. Lebih jauh, pembinaan tersebut diharapkan dapat membuka peluang bagi pemain untuk menembus level profesional hingga mendapat kesempatan memperkuat Timnas Putri Indonesia.

Langkah itu menjadi bagian dari visi jangka panjang Pertiwi Unesa Academy dalam ikut memperkuat fondasi sepak bola putri nasional.

Dari Surabaya, pembinaan pemain muda diharapkan tidak berhenti pada pencapaian di level akademi. Talenta-talenta yang tumbuh melalui proses panjang tersebut diharapkan menjadi bagian dari generasi baru yang mampu mengangkat prestasi sepak bola putri Indonesia di masa mendatang.

 

Editor : Arif Ardliyanto

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network