Peserta Muktamar NU Dikarantina di Asrama Haji, Gus Salam: Biarkan Mereka Bebas Tentukan Sikap

Zainul Arifin
Gus Salam menyoroti dugaan pengondisian, money politic, dan karantina peserta menjelang Muktamar ke-35 NU di Jombang. Ia meminta peserta diberi kebebasan. Foto iNewsSurabaya.id/zainul

Minta Praktik Pengondisian Dihentikan

Gus Salam berharap seluruh praktik yang berpotensi memengaruhi kebebasan peserta segera dihentikan. Ia menilai Muktamar NU bukan sekadar agenda pergantian kepemimpinan, melainkan forum penting untuk menentukan arah organisasi ke depan.

Ia juga mengingatkan agar tidak ada keterlibatan pejabat negara dalam praktik yang dapat mencederai proses muktamar. Jika dugaan permainan politik benar terjadi dan melibatkan aparatur negara tanpa adanya tindakan hukum, menurutnya, kondisi tersebut dapat berdampak terhadap kepercayaan masyarakat.

“Kalau ada permainan dan terlibat di dalamnya pejabat negara, namun tidak ada tindakan dari aparat hukum, maka mencederai keadilan, mencederai kepercayaan,” ujarnya.

Muktamar ke-35 NU dijadwalkan berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang. Pembukaan dijadwalkan Kamis (27/8/2026) pukul 15.00 WIB di Lapangan Untung Suropati Tambakberas dan akan dibuka Presiden Prabowo Subianto.

 

Editor : Arif Ardliyanto

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network