Tak Cuma Kuliah Digital, Kampus Merah Putih Surabaya Ini Tetap Pertahankan Cara Belajar di Papan

Arif Ardliyanto
Sebanyak 3.160 mahasiswa baru Untag Surabaya resmi dikukuhkan. Mereka akan diperkenalkan sistem pembelajaran digital dengan tetap mempertahankan metode manual. Foto iNewsSurabaya.id/arif

Setelah itu, prosesi diikuti oleh ribuan mahasiswa baru lainnya. Dengan pengukuhan tersebut, sebanyak 3.160 mahasiswa secara resmi menjadi bagian dari Untag Surabaya.

Selain mengenalkan lingkungan kampus, PKKMB Untag Surabaya 2026 juga membawa pesan mengenai kepedulian terhadap lingkungan.

Yusrida Muflihah mengatakan pelaksanaan PKKMB tahun ini diarahkan untuk mendukung konsep eco-campus. Salah satu langkah yang diterapkan adalah mengurangi penggunaan air minum dalam kemasan.

“PKKMB tahun ini tidak lagi menggunakan air kemasan. Kami mendorong mahasiswa baru membawa tumbler pribadi. Dari acara besar ini, terbukti kami dapat mengurangi penggunaan botol plastik sebanyak 8.400 botol,” jelas Yusrida.

Kebijakan tersebut membuat mahasiswa baru tidak hanya dikenalkan dengan kehidupan akademik, tetapi juga diajak membangun kebiasaan yang lebih ramah lingkungan sejak awal berada di kampus.

Pengalaman mengenal Untag Surabaya juga datang dari berbagai jalur. Salah satunya dirasakan Josua Togatoro, mahasiswa baru Program Studi Teknik Sipil asal Medan.

Josua mengaku pertama kali mengetahui Untag Surabaya melalui media sosial. Konten yang sering muncul di media sosial membuatnya tertarik mencari informasi lebih jauh mengenai kampus tersebut.

“Social media Untag Surabaya sangat aktif dan sering sekali lewat di media sosial saya. Saya jadi penasaran. Setelah mencari tahu lebih jauh, ternyata kampus ini sudah unggul, begitu juga dengan program studinya. Itu yang membuat saya semakin yakin memilih Untag Surabaya,” tuturnya.

Setelah prosesi pengukuhan, kegiatan dilanjutkan dengan awarding untuk memberikan apresiasi kepada Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan organisasi mahasiswa yang berhasil mencatatkan prestasi.

Salah satu penerima penghargaan adalah UKM Taekwondo Untag Surabaya yang berhasil mengumpulkan 40 medali. Sementara Himpunan Mahasiswa Prodi Akuntansi (Himatansi) mencatatkan 13 medali.

Penghargaan tersebut menjadi gambaran bahwa kehidupan mahasiswa di Untag Surabaya tidak hanya berkaitan dengan kegiatan akademik, tetapi juga membuka ruang bagi pengembangan prestasi dan aktivitas organisasi.

Setelah menyelesaikan PKKMB, mahasiswa baru Untag Surabaya masih akan mengikuti sejumlah agenda kampus.

Salah satunya Campus Expo yang dijadwalkan berlangsung pada 10 September 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Dies Natalis Untag Surabaya ke-68.

Campus Expo akan menghadirkan berbagai kegiatan seni dan hiburan. Dua musisi nasional, Tulus dan Yura Yunita, dijadwalkan turut tampil dalam acara tersebut.

Selain penampilan musisi nasional, kegiatan juga akan diisi kesenian tradisional, penampilan band Soulfive, serta kolaborasi sejumlah Unit Kegiatan Mahasiswa Untag Surabaya.

Bagi ribuan mahasiswa baru, agenda tersebut sekaligus menjadi salah satu kegiatan awal untuk mengenal lebih dekat kehidupan kemahasiswaan di lingkungan Untag Surabaya.

 

Editor : Arif Ardliyanto

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network