Kebakaran pertama kali terpantau pada Rabu (26/8/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Hingga kini, petugas masih menghadapi kendala medan yang sulit dijangkau, angin, serta kobaran api yang terus membesar.
“Kondisi di Ranu Kembang cukup sulit dijangkau. Api juga terus membesar, sehingga petugas terkendala untuk menuju lokasi,” ungkapnya.
Penutupan total jalur pendakian menjadi langkah antisipasi untuk mencegah pendaki maupun masyarakat masuk ke kawasan yang berpotensi terdampak kebakaran. Langkah tersebut sekaligus memberikan ruang bagi petugas untuk fokus menangani karhutla di kawasan TNBTS.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
