Bikin Geger, 8.100 Porsi Ayam Kecap Dimasak Serentak, Emak-emak Surabaya Ikut Pecahkan Rekor MURI

Arif Ardliyanto
Sebanyak 8.100 porsi ayam kecap rempah dimasak serentak di 9 kota Indonesia, termasuk Surabaya. Aksi ini sekaligus mencatatkan rekor MURI dan membawa misi sosial. Foto iNewsSurabaya.id/arif

Begitu pula dengan pemilihan ayam kecap rempah Nusantara. Hidangan tersebut dianggap cukup dekat dengan masyarakat karena memiliki banyak variasi di berbagai wilayah Indonesia.

“Ini selain perayaan pencapaian rekor juga bagian dari peringatan masih dalam suasana Agustus. Kita ingin kembali mengingatkan masyarakat tentang kuliner Nusantara. Ayam rempah ini hampir ada di semua wilayah, meski karakter dan bumbunya bisa berbeda-beda,” katanya.

Di Surabaya, proses memasak melibatkan sejumlah pelaku UMKM kuliner. Mereka dipilih karena sudah terbiasa mengolah menu ayam kecap sehingga proses memasak dalam jumlah besar dapat dilakukan secara terkoordinasi.

Ratusan peserta pun tidak hanya dituntut mampu menghasilkan masakan dalam jumlah banyak. Mereka juga harus memastikan makanan yang dibuat tetap memiliki cita rasa yang baik.

Menariknya, seluruh proses memasak dalam kegiatan tersebut menggunakan Bright Gas, produk LPG nonsubsidi Pertamina.

Ahad mengatakan penggunaan LPG dalam kegiatan itu sekaligus menjadi bagian dari pesan mengenai pentingnya aktivitas memasak yang aman dan nyaman, baik dalam kegiatan berskala besar maupun di rumah.

“Memasak menggunakan Bright Gas lebih aman, lebih berkualitas dan pastinya nyaman. Masyarakat juga akan lebih mudah mendapatkan layanan, mulai dari pengiriman sampai ke rumah, pemasangan, serta kepastian ketersediaannya,” jelasnya.

Setelah ribuan porsi ayam kecap selesai dimasak, makanan tersebut tidak hanya menjadi simbol pencapaian rekor.

Sebagian makanan akan dibagikan secara gratis kepada masyarakat yang membutuhkan.

Rekor MURI Bukan Tujuan Utama

Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, menegaskan pencatatan rekor MURI bukan menjadi tujuan utama kegiatan memasak tersebut.

Ia menyebut aksi memasak 8.100 porsi merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Pelanggan Nasional 2026 sekaligus bentuk apresiasi kepada pelanggan dan masyarakat.

“Rekor MURI ini bukan merupakan tujuan utama, namun ini adalah wajah untuk kita bersama-sama menyatukan tekad meraih prestasi terbaik, membangun gotong royong, membangun kolaborasi untuk memberikan kontribusi kepada masyarakat yang lebih luas,” kata Simon.

Simon menjelaskan, aksi tersebut dilaksanakan secara serentak di sembilan kota. Jakarta menjadi lokasi dengan jumlah masakan terbanyak, yakni 2.850 porsi, sedangkan delapan kota lainnya memasak masing-masing 750 porsi.

Setelah proses memasak selesai, makanan akan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan melalui sejumlah SPBU dan yayasan yang telah ditentukan.

“Ini nanti akan dibagikan kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan. Tentunya dengan pengawasan yang ketat agar masakan ini dapat diterima dalam kondisi baik,” ujarnya.

Selain aksi memasak, rangkaian kegiatan Pertamina juga membawa misi sosial bagi masyarakat di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Simon mengungkapkan, program belanja murah yang digelar sebelumnya menghasilkan transaksi senilai Rp810 juta. Nilai tersebut selanjutnya akan didonasikan kepada masyarakat di NTT.

Pertamina juga menjalankan program potongan Rp81.000 untuk setiap transaksi menggunakan MyPertamina selama periode 17-31 Agustus. Dari program tersebut terkumpul donasi sebesar Rp45 juta.

Sementara itu, Persatuan Wanita Pertamina turut menggalang dana dan berhasil mengumpulkan Rp169 juta. Dana tersebut juga akan disalurkan untuk masyarakat di NTT.

“Insya Allah dalam minggu depan kita di NTT untuk penyerahan donasi dari setiap aktivasi yang dilakukan oleh Pertamina Group,” tutur Simon.

Aksi memasak 8.100 porsi ayam kecap rempah Nusantara sendiri menjadi bagian dari rangkaian Cooking Competition 2026 yang telah berlangsung sejak Juli 2026.

Bagi Pertamina, kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti pada pencatatan rekor. Lebih jauh, aksi serentak di sembilan kota itu ingin meninggalkan pesan tentang pentingnya gotong royong, kolaborasi, kekayaan kuliner Nusantara, sekaligus kepedulian terhadap masyarakat.

“Semoga semangat kebersamaan hari ini terus menjadi energi bagi kita semua untuk bergerak bersama dan memberikan manfaat bagi Indonesia. Selamat Hari Pelanggan Nasional 2026,” pungkas Simon.

 

Editor : Arif Ardliyanto

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network