Represenasi Nasional dan Distribusi Power
Selain asas profesionalisme, Gus Lilur mengingatkan krusialnya menjaga keseimbangan keterwakilan wilayah dalam jajaran PBNU. Sebagai ormas keagamaan terbesar di tanah air, PBNU dituntut mampu mencerminkan keberagaman daerah dari Sabang hingga Merauke.
“PBNU adalah artikulasi keberagaman Indonesia, bukan representasi PWNU Jawa Timur semata. Historisitas dan kontribusi Jawa Timur sangat substansial, namun tata kelola PBNU harus mencerminkan asas keberimbangan nasional. Distribusi kepemimpinan strategis wajib mengakomodasi kader-kader terbaik dari Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Papua, hingga wilayah lainnya,” tegas Gus Lilur.
Ia menilai, keterwakilan daerah yang inklusif bakal menguatkan legitimasi sosial sekaligus efektivitas konsolidasi PBNU hingga ke tingkat bawah di seluruh Indonesia.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar
Artikel Terkait
