AI untuk Kesehatan Diuji, 98,8 Persen Rekomendasinya Dinilai Aman

Lukman Hakim
Studi telemedisin Indonesia uji AI, 397 dari 402 konsultasi dinilai aman. (Foto : istimewa).

President Director dan Co-Founder Alodokter Suci Arumsari mengatakan pengembangan AI perlu disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.

“Indonesia memiliki salah satu sistem layanan kesehatan paling kompleks di dunia. Bagi kami, kondisi ini bukan alasan untuk tertinggal, melainkan kesempatan untuk membangun inovasi AI yang menjawab kebutuhan Indonesia sekaligus dapat menjadi rujukan bagi perkembangan telemedisin di dunia,” ujarnya.

Studi terhadap 402 konsultasi tersebut menunjukkan bahwa pengembangan AI kesehatan mulai bergeser dari pengujian kemampuan menjawab pertanyaan menuju pengujian dalam layanan medis nyata.

Bagi masyarakat, perkembangan ini juga menunjukkan bahwa AI dapat membantu mengolah informasi kesehatan, tetapi keputusan medis tetap membutuhkan pertimbangan tenaga kesehatan yang kompeten.

Editor : Arif Ardliyanto

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network