Dalam waktu sekitar setengah hari penyelenggaraan, para pelaku usaha mendapat kesempatan memperluas jangkauan konsumen sekaligus meningkatkan penjualan.
Salah satu peserta, Dita, pemilik UMK Ambrose, mengaku mendapat pengalaman berharga ketika mengikuti pameran di Lapangan Rampal, Malang.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi tempat berjualan, tetapi juga membuka kesempatan bagi pelaku UMK untuk memperkenalkan produk kepada calon konsumen yang lebih luas.
“Senang banget bisa dapat kesempatan ikut pameran HUT TNI di Lapangan Rampal Malang. Jadi kami bisa mengenalkan produk Ambrose, terutama produk probiotik seperti cuka dari aneka buah, ke lebih banyak masyarakat. Buat kami ini pengalaman yang berharga dan tentunya jadi kesempatan untuk memperluas pasar. Terima kasih Pertamina dan UMK Academy sudah memberikan kesempatan ini,” ungkap Dita.
Saat membuka pelatihan UMK Academy 2026 Regional Jatimbalinus, Senior Supervisor CSR & SMEPP Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Mutiara Evy Junita, menyampaikan apresiasi kepada para peserta yang berhasil lolos ke tahap regional.
“Selamat kepada seluruh peserta UMK Academy yang telah berhasil lolos hingga ke tahap regional. Pelatihan ini dirancang sebagai bentuk pembelajaran dan pendampingan berkelanjutan untuk mendorong pengembangan usaha UMK binaan kami,” ujar Mutiara Evy Junita.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan penguatan kemampuan dasar bisnis menjadi bagian penting dalam upaya mendorong perkembangan pelaku usaha lokal.
“Melalui UMK Academy 2026, kami ingin memberikan dorongan nyata sesuai semangat ‘Beri Energi Baru Menuju UMK Maju’. Penguatan fundamental usaha serta pendampingan dari para akselerator di setiap wilayah diharapkan dapat membantu UMK binaan untuk siap naik kelas dan lebih berdaya saing,” ungkap Ahad Rahedi.
Rangkaian UMK Academy 2026 Regional Jatimbalinus selanjutnya diarahkan pada pendampingan yang berkelanjutan. Dengan pembekalan mengenai pengelolaan keuangan, perhitungan biaya produksi, hingga akses pasar, pelaku UMK diharapkan memiliki bekal yang lebih kuat untuk mengembangkan usahanya.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
