Simulasi tersebut dilakukan untuk mengecek kesiapan perangkat dan teknis pelaksanaan. Selain simulasi, sekolah memperkuat pendampingan materi dengan melibatkan guru, orang tua, serta akademisi dari perguruan tinggi, termasuk Universitas Airlangga (Unair) dan Universitas Negeri Surabaya (Unesa).
“Kalau kami, semua mata pelajaran diperkuat, termasuk mata pelajaran pilihan. Sekarang proses pendampingan,” kata Zainuri.
SMAN 4 Surabaya juga memastikan ketersediaan komputer untuk sekitar 300 siswa yang akan mengikuti TKA. Pelaksanaan di sekolah tersebut direncanakan berlangsung dalam dua sesi dan dua gelombang.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
