Jumlah Warga Miskin Jatim Capai 3,71 Juta Jiwa

Lukman Hakim
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. (Foto : istimewa).

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Jumlah warga miskin di Jawa Timur (Jatim) per Maret 2026 berada di angka 3,712 juta orang. Angka ini mencatatkan tren positif dengan penyusutan sebanyak 92,1 ribu orang dibandingkan kondisi September 2025.

Plt. Kepala BPS Provinsi Jatim, Ir. Herum Fajarwati, M.M., menyampaikan bahwa jika ditarik dalam rentang satu dekade terakhir (Maret 2016–Maret 2026), grafik kemiskinan di Jatim secara umum terus melandai.

"Secara umum, pada periode Maret 2016–Maret 2026, tingkat kemiskinan di Jatim mengalami penurunan, perkecualian pada Maret 2020, September 2020, dan September 2022," ujar Herum Fajarwati dalam rilis resminya, Rabu (7/10/2026).

Herum merinci, penambahan jumlah warga miskin pada 2020 dipicu oleh hantaman pandemi Covid-19. Sementara lonjakan pada September 2022 terjadi akibat efek domino kenaikan harga barang kebutuhan pokok pasca-penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Namun, tren perbaikan ekonomi kembali menguat pada Maret 2026. Selain jumlah warga miskin yang berkurang 92,1 ribu orang, persentase kemiskinan di Jatim juga berhasil ditekan ke angka 9,06 persen, melandai 0,24 persen poin dari September 2025.

Penyusutan ini merata di berbagai wilayah. Pada periode September 2025 hingga Maret 2026, warga miskin di kawasan perkotaan berkurang 53 ribu orang (turun dari 6,93% menjadi 6,66%). Di area perdesaan, angka kemiskinan juga susut 39,1 ribu orang (turun dari 12,55% menjadi 12,38%).

Guna mengakselerasi penanganan kemiskinan, Pemerintah Provinsi Jatim terus mengucurkan berbagai program perlindungan sosial. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyerahkan bantuan sosial (bansos) dan dukungan pemberdayaan senilai Rp9,87 miliar kepada masyarakat Kabupaten Magetan di Pendopo Surya Graha, Selasa (6/10/2026).

Khofifah menegaskan bahwa penyaluran bansos ini tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar, tetapi didorong menjadi pengungkit kemandirian ekonomi keluarga. “Saya berharap seluruh bantuan ini tepat sasaran, tepat jumlah, dan tepat manfaat,” tegas Khofifah.
 

Editor : Arif Ardliyanto

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network