Di tengah perhatian publik terhadap polemik persyaratan pendidikan Gibran Rakabuming Raka, Haedar turut mengajak para elite bangsa dan masyarakat untuk melakukan introspeksi. Ia menilai, setiap persoalan perlu menjadi bahan evaluasi bersama agar kesalahan yang sama tidak terus berulang.
Menurutnya, penting bagi semua pihak untuk melihat secara jernih bagian mana yang perlu diperbaiki, tanpa menjadikan perbedaan pendapat sebagai alasan untuk memperuncing konflik.
Haedar berharap, proses hukum yang telah berjalan dapat menjadi momentum untuk membangun kedewasaan dalam kehidupan demokrasi. Masyarakat juga diharapkan mampu menempatkan persoalan hukum sesuai jalurnya, sekaligus menjaga ruang publik agar tetap sehat dan produktif.
Ia mengingatkan, polemik yang terus berulang tanpa upaya mencari perbaikan hanya akan menguras energi bangsa. Karena itu, penghormatan terhadap proses hukum, sikap terbuka terhadap evaluasi, serta kemampuan menahan diri menjadi hal penting agar perdebatan tidak terus berkembang menjadi persoalan baru.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
