Nvidia dan Apple Jadi Incaran, Pembeli Saham Tokenisasi Melonjak Lebih dari 200 Persen

Lukman Hakim
Saham Nvidia dan Apple makin dilirik, minat investor Pintu melonjak. (Foto : istimewa).

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Saham perusahaan teknologi Amerika Serikat (AS), Nvidia dan Apple, menjadi incaran pengguna platform investasi aset kripto Pintu. 

Sepanjang kuartal III-2026, jumlah pembeli saham tertokenisasi Nvidia melonjak 224 persen. Sedangkan Apple meningkat 212 persen dibandingkan kuartal sebelumnya.

Lonjakan tersebut mencerminkan meningkatnya minat pengguna Pintu terhadap aset tertokenisasi yang memberikan eksposur terhadap pergerakan harga saham perusahaan global.

Presiden Direktur Pintu, Andy Putra, mengatakan perdagangan saham dan Exchange Traded Fund (ETF) AS tertokenisasi di platformnya menunjukkan pertumbuhan positif selama kuartal III-2026.

Secara keseluruhan, jumlah pengguna yang membeli saham dan ETF tertokenisasi meningkat 68 persen secara kuartalan (quarter-on-quarter). Pertumbuhan itu diikuti kenaikan jumlah trader aktif sebesar 64 persen, jumlah transaksi 55 persen, serta volume perdagangan 51 persen.

Selain Nvidia dan Apple, sejumlah saham perusahaan global lainnya juga mengalami peningkatan jumlah pembeli. Saham tertokenisasi Alphabet tumbuh 131 persen, sedangkan Robinhood meningkat 118 persen pada periode yang sama.

Dari sisi volume perdagangan, aset tertokenisasi Meta mencatatkan kenaikan lebih dari 230 persen.

“Pertumbuhan ini menandakan pengguna platform Pintu semakin aktif mengikuti perkembangan perusahaan teknologi global dan memperluas pilihan aset untuk membangun portofolionya,” kata Andy, Kamis (22/10/2026).

Menurut Andy, minat pengguna tidak hanya tertuju pada saham perusahaan teknologi. Pengguna juga mulai memanfaatkan aset tertokenisasi untuk mendiversifikasi portofolio investasi.

Salah satunya terlihat dari peningkatan jumlah pembeli SPDR Gold ETF yang naik lebih dari 170 persen selama kuartal III-2026. Kenaikan tersebut menunjukkan bertambahnya minat pengguna terhadap instrumen yang memberikan eksposur terhadap emas.

Pintu telah menyediakan aset tertokenisasi sejak 2025. Per Oktober 2026, platform tersebut menawarkan lebih dari 100 aset tertokenisasi yang mencakup saham AS, ETF, dan berbagai komoditas. Pengguna dapat mulai bertransaksi dengan nominal Rp11.000.

Pintu juga menambahkan 10 aset tertokenisasi baru yang diterbitkan Ondo, terdiri atas sembilan ETF dan saham Micron dengan kode MUon. Penambahan tersebut memperluas pilihan eksposur investasi ke pasar Asia, sektor komoditas, serta instrumen pendapatan tetap, termasuk ETF pasar Jepang, Korea Selatan, dan India serta US Treasury bills berjangka pendek dengan tenor 0–3 bulan.

Untuk aset baru tersebut, transaksi dapat dimulai dari Rp65.000. Saham MUon tersedia untuk diperdagangkan selama 24 jam sehari dan tujuh hari seminggu, sedangkan sembilan ETF lainnya dapat diperdagangkan selama 24 jam sehari dan lima hari dalam sepekan.

Andy menjelaskan, saham dan ETF tertokenisasi merupakan representasi digital yang memberikan eksposur terhadap pergerakan harga aset dasarnya. “Melalui Pintu, pengguna dapat bertransaksi menggunakan rupiah dalam pecahan kecil tanpa harus membuka rekening di perusahaan efek luar negeri,” jelasnya.

Meski menawarkan kemudahan akses dan waktu perdagangan yang lebih panjang dibandingkan jam bursa reguler AS, investor tetap perlu memahami karakteristik serta risiko setiap instrumen sebelum mengambil keputusan investasi.

Secara global, perkembangan tokenisasi aset dunia nyata atau real world assets (RWA) turut mendorong perluasan pilihan instrumen investasi berbasis blockchain. Data RWA.xyz yang dikutip Pintu mencatat kapitalisasi pasar aset tertokenisasi mencapai USD39,26 miliar atau sekitar Rp708,64 triliun per 20 Oktober 2026.

Editor : Arif Ardliyanto

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network