SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Unesa FC KU-16 bersiap menghadapi persaingan di zona nasional BLiSPI Youth Cup Piala Ketua DPD RI 2026. Tim sepak bola kelompok usia 16 tahun asal Surabaya ini membawa misi untuk mengharumkan nama Universitas Negeri Surabaya (Unesa) saat bertanding melawan tim-tim dari berbagai daerah.
Kompetisi tersebut dijadwalkan berlangsung pada 25–28 Oktober 2026 di Stadion Patriot, Bekasi. Keberhasilan menembus zona nasional menjadi kesempatan bagi Unesa FC KU-16 untuk menunjukkan kemampuan para pemain muda sekaligus menguji hasil pembinaan yang telah dijalani.
Tantangan di tingkat nasional tentu tidak ringan. Selain kemampuan teknis, para pemain dituntut menjaga kedisiplinan, membangun kerja sama tim, dan memiliki mental bertanding yang kuat selama menghadapi lawan.
Unesa FC KU-16 berada di bawah arahan Sukasto Efendi, mantan kiper legendaris Persema Malang. Dalam menjalankan tugasnya, Sukasto didampingi Hari Santoso yang bertindak sebagai asisten manajer.
Pelatih Unesa FC KU-16, Sukasto Efendi, menegaskan bahwa keikutsertaan timnya dalam BLiSPI Youth Cup 2026 bukan sekadar untuk meramaikan kompetisi. Ada tanggung jawab membawa nama Unesa yang ingin diwujudkan melalui penampilan para pemain di lapangan.
"Target kita satu, mengharumkan nama besar Unesa di pentas nasional," tegas Sukasto Efendi.
Pernyataan tersebut menjadi penegasan terhadap misi yang dibawa skuad muda Surabaya itu. Para pemain diharapkan mampu menerjemahkan semangat tersebut menjadi permainan yang disiplin, terorganisasi, dan kompetitif.
Pengalaman Sukasto di dunia sepak bola, termasuk saat memperkuat Persema Malang, menjadi bekal dalam mendampingi perkembangan pemain. Penguasaan strategi, konsistensi permainan, serta kemampuan mengambil keputusan dalam situasi pertandingan menjadi sejumlah aspek yang perlu diperhatikan.
Di level kelompok usia, kompetisi nasional juga menjadi ruang untuk mengukur perkembangan pemain ketika berhadapan dengan lawan yang memiliki karakter permainan berbeda. Pengalaman tersebut dapat menjadi bagian penting dalam proses pembentukan pemain muda.
Asisten Manajer Unesa FC KU-16, Hari Santoso, turut mendampingi persiapan tim menjelang pertandingan di Bekasi. Peran manajemen dibutuhkan untuk mendukung kesiapan skuad agar para pemain dapat berkonsentrasi menghadapi kompetisi.
Kekompakan, disiplin, dan semangat juang menjadi aspek yang perlu dijaga selama turnamen. Para pemain juga dituntut menjalankan instruksi pelatih serta mempertahankan fokus, terutama ketika menghadapi tekanan pertandingan.
Persaingan di zona nasional akan menjadi ujian tersendiri bagi Unesa FC KU-16. Setiap pertandingan memberi kesempatan bagi tim untuk mengukur kemampuan, mengevaluasi kekurangan, dan memperlihatkan kualitas permainan yang telah dibangun selama proses pembinaan.
Keikutsertaan dalam turnamen ini sekaligus membawa nama Surabaya ke persaingan sepak bola usia muda tingkat nasional. Hasil pertandingan nantinya akan menjadi bagian dari catatan perjalanan tim dalam mengembangkan potensi para pemainnya.
Lolos ke zona nasional merupakan satu tahapan penting bagi Unesa FC KU-16. Namun, tantangan berikutnya adalah membuktikan kemampuan di lapangan ketika berhadapan dengan tim-tim dari berbagai daerah.
Dengan jadwal pertandingan pada 25–28 Oktober 2026, skuad muda Surabaya tersebut bersiap menghadapi persaingan di Stadion Patriot, Bekasi. Mereka dituntut menjaga konsistensi permainan dan memaksimalkan setiap kesempatan yang didapat selama kompetisi.
Misi mengharumkan nama Unesa kini menjadi motivasi bagi tim untuk tampil maksimal. Perjuangan di BLiSPI Youth Cup Piala Ketua DPD RI 2026 akan menjadi kesempatan bagi Unesa FC KU-16 untuk menunjukkan potensi sekaligus menguji kemampuan bersaing di panggung sepak bola nasional.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
