Ia juga mengingatkan agar Demokrat menjadikan dinamika kepengurusan periode 2022–2027 sebagai bahan evaluasi. Menurut Baihaki, gejolak internal pada periode tersebut berdampak terhadap perolehan kursi Demokrat di Jatim pada Pemilu 2024.
"Berkaca saja dari pengurus 2022–2027, di mana banyak gejolak yang berdampak pada hilangnya banyak kursi Demokrat di Jatim pada Pemilu 2024. Maka pelajaran di Musda 2022 harus benar-benar dipertimbangkan oleh Demokrat untuk menentukan pengurus yang benar-benar mau bekerja dan loyal untuk partai guna menghadapi Pemilu 2029," pungkasnya.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
