Pemkot Surabaya Dukung Budidaya Mangot, Peminatnya Bikin Tercengang

Arif Ardliyanto
.
Kamis, 23 Juni 2022 | 10:17 WIB
Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melakukan inovasi untuk menciptakan lowongan pekerjaan

SURABAYA, iNews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melakukan inovasi untuk menciptakan lowongan pekerjaan. Salah satunya membuka Rumah Padat Karya untuk warga.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi secara resmi telah meresmikan Rumah Padat Karya Krembangan atau Rumah Maggot. Warga setempat melakukan budidaya maggot lalat BSF (black soldier fly), beternak ayam, budidaya ikan, hingga sayur organik. Ia mengaku bangga bisa meresmikan Rumah Padat Karya atau Rumah Maggot di Krembangan. Pasalnya, Rumah Maggot itu yang menggerakkan adalah warga, yang mengajarkan dan mengerjakan budidaya itu juga warga Krembangan sendiri.

“Apalagi ini juga bisa mempekerjakan warga MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah). Sehingga gotong-royong yang diajarkan Bung Karno dalam Pancasila, benar-benar diterapkan dan ditunjukkan warga Krembangan ini,” kata Wali Kota Eri seusai meresmikan Rumah Maggot itu.

Sebenarnya sudah ada salah satu pabrik yang meminta maggot 6 ton perhari kepada Pemkot Surabaya. Kalau bisa memenuhi 6 ton perhari, maka dipastikan akan banyak tenaga kerja yang terserap dari MBR Krembangan.

“Kalau kita jual Rp 4 ribu perkilogram, berarti 6 ton sekitar Rp 24 juta perhari atau Rp 720 juta perbulannya. Nah, kalau saya menargetkan setiap MBR punya penghasilan Rp 3 juta, maka ada sekitar 240-an orang MBR yang bisa memenuhi target 6 ton ini. Itu hanya satu pabrik saja, belum lagi yang lainnya,” tambahnya.

Halaman : 1 2
Bagikan Artikel Ini