Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Ketika Bedah Buku Reset Indonesia Dibubarkan, Ada Apa dengan Ruang Demokrasi Kita?
Advertisement . Scroll to see content

Tiket Masuk Pulau Komodo Gak Jadi Naik, Tarif Rp3,75 Juta Berlaku Tahun Depan

Senin, 08 Agustus 2022 | 14:05 WIB
  • author Tim MPI
Tiket Masuk Pulau Komodo Gak Jadi Naik, Tarif Rp3,75 Juta Berlaku Tahun Depan
Taman Nasional Komodo yang terletak di Nusa Tenggara Timur. (Foto: Instagram)

SURABAYA, iNews.id - Kabar gembira bagi traveller. Tiket masuk Pulau Komodo gak jadi naik tahun ini. Tarif baru untuk masuk ke kawasan wisata Pulau Komodo dan Padar, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) belum diberlakukan. 

"Pemerintah Provinsi NTT memberikan dispensasi selama lima bulan ke depan atau tetap berlaku tarif lama masuk Pulau Komodo maupun Pulau Padar. Pemberlakuan tarif baru sebesar Rp3,75 juta mulai berlaku pada 1 Januari 2023," kata Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Timur Zeth Sony Libing dikutip Antara, Senin (8/8/022).

Dia mengatakan pemberlakuan tarif baru sebesar Rp3,75 juta yang telah ditetapkan Pemerintah Provinsi NTT mulai berlaku secara optimal pada 1 Januari 2023.

Hal itu karena selama periode Agustus-Desember 2022, wisatawan baik domestik maupun mancanegara yang masuk ke Pulau Komodo dan Padar tetap berlaku tarif lama yaitu Rp75 ribu bagi wisatawan domestik dan Rp150 ribu bagi wisatawan mancanegara.

Dia pun menjelaskan pemberian dispensasi itu merupakan saran Presiden Joko Widodo dan masukan dari sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh agama di Kabupaten Manggarai Barat, NTT.

"Pemberian dispensasi ini merupakan atas saran dan masukan dari berbagai pihak termasuk arahan dari bapak Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pemerintah NTT tentu tetap memperhatikan semua masukan dari berbagai pihak seperti masukan dari Bapa Uskup Ruteng Mgr Siprianus Hormat, para alim ulama, para pendeta, dan tokoh-tokoh masyarakat di daerah itu," jelasnya.

Editor: Ali Masduki

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut