Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Jasa Tirta I Gandeng PT SIER dan PSS Bersih Sungai Wonokromo, Ini Tujuannya
Advertisement . Scroll to see content

Mengenal Monumen Bersejarah di Sejumlah Bendungan Yang Dikelola Perum Jasa Tirta I

Minggu, 05 Desember 2021 | 16:45 WIB
  • author iNewsSurabaya
Mengenal Monumen Bersejarah di Sejumlah Bendungan Yang Dikelola Perum Jasa Tirta I
Hari Bakti PU ke-67, PJT I melaksanakan kegiatan tabur bunga dan upacara penghormatan secara serentak di sejumlah monumen bersejarah. (Foto: iNewsSurabaya/HO)

Monumen lainnya yang juga menyimpan kisah tragis terdapat di wilayah Tulungagung Selatan.

Pada masa penjajahan (1942 - 1945), Jepang melaksanakan sistem kerja paksa atau romusha untuk membangun saluran sudetan banjir dengan mengalirkan air melalui terowongan yang menembus bukit Neyama (Gunung Selatan) untuk dibuang langsung ke Samudera Hindia.

Ribuan warga Tulungagung, Blitar dan Kediri dipaksa untuk bekerja membangun Parit Raya dan menggali terowongan.

Mereka dipekerjakan tanpa upah dengan penuh penderitaan dan kelaparan. Ditambah dengan adanya wabah malaria pada saat itu, mengakibatkan banyak pekerja yang meninggal dunia karena penyakit dan kelelahan. 

Jasad mereka dikuburkan di bukit Neyama tidak jauh dari lokasi terowongan yang digali. Pembuatan terowongan ini gagal dan terhenti.

Tahun 1986, proyek kembali diteruskan oleh Pemerintah. Dan untuk mengenang jejak kekejaman romusha ini, dibuatlah sebuah monumen di kawasan Terowongan Neyama yang bernama Monumen Sukamakmur.

Editor: Ali Masduki

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut