Januari-November 2022, Peredaran Rokok Ilegal di Surabaya Rugikan Negara Rp400 Miliar

Arif Ardliyanto
.
Kamis, 24 November 2022 | 05:10 WIB
Peredaran rokok di Surabaya membuat Pemkot melakukan operasi besar-besaran. Pemkot memutuskan akan melakukan pencegahan peredaran rokok ilegal di tiap kecamatan. Foto iNewsSurabaya/ist

SURABAYA, iNews.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melakukan sosialisasi pencegahan peredaran rokok ilegal. Penertiban ini bakal melibatkan jajaran Forkopimda Kota Surabaya beserta Bea dan Cukai Sidoarjo.

Saat ini, Pemkot tengah melakukan sosialisasi yang dilaksanakan di Graha Sawunggaling, Rabu (23/11/2022). 

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Surabaya, Eddy Christijanto mengatakan, sosialisasi pencegahan dan penegakan aturan beredarnya rokok ilegal ditujukan kepada anggota Satpol PP, anggota TNI (Babinsa) dan Polri (Bhabinkamtibmas) di lingkup kecamatan dan kelurahan se-Kota Pahlawan. 

“Tujuan dari sosialisasi ini agar para Satpol PP, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas di tingkat kelurahan itu mengetahui dari ciri - ciri rokok ilegal itu seperti apa. Bukan hanya untuk mengetahui cirinya, akan tetapi dengan sosialisasi ini mereka akan mengetahui bagaimana alur peredarannya,” kata Eddy. 

Eddy menyampaikan, selain sosialisasi kepada Satpol PP, Babinsa dan Bhabinkamtibmas pemkot juga melakukan sosialisasi kepada pedagang dan toko kelontong di 31 kecamatan se-Surabaya. Bukan hanya pedagang, pemkot juga mensosialisasikan pencegahan peredaran rokok ilegal kepada masyarakat.

“Kemarin tanggal 15 dan 17 November 2022 sudah kami lakukan sosialisasi di 4 kecamatan. Setelah ini kami lakukan kembali sosialisasi di kecamatan lain. Alhamdulillah sambutan dari para pedagang dan masyarakat baik, karena mereka tahu ciri rokok ilegal itu seperti apa,” sampai Eddy. 

Halaman : 1 2 3
Bagikan Artikel Ini