Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan di Surabaya, Kepala Kanwil Kemenkum Jatim Sumbangkan Darah
Advertisement . Scroll to see content

Palsukan Paspor, Pemain Bola Asal Nigeria Dipulangkan Paksa

Kamis, 16 Februari 2023 | 18:48 WIB
  • author Arif Ardliyanto
Palsukan Paspor, Pemain Bola Asal Nigeria Dipulangkan Paksa
Dua pemain bola asal Nigeria dipulangkan paksa karena diketahui memalsukan Paspor dan overstay di Indonesia. Foto iNewsSurabaya/ist

SURABAYA, iNewsSurabaya.id - Pemalsuan paspor dikalangan pesepakbola mulai terbongkar. Kemenkumham Jatim melalui Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Surabaya mendeportasi dua orang WN Nigeria (16/ 2) yang berprofesi pemain sepak bola dan akan bermain di Liga I Indonesia.

Deportasi dilakukan kepada dua WN Nigeria atas nama Igboeli Lawrence Chukwujekwu dan Ntumobe Paul Hapuruchukwu. "Keduanya diterbangkan ke Nigeria melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang pada Rabu 15 Februari 2023," terang Kakanwil Kemenkumham Jatim Imam Jauhari melalui siaran tertulisnya hari ini (16/ 2). 

Kedua warga negara Nigeria tersebut ditangkap oleh Petugas Imigrasi Indonesia pada bulan Juni dan Juli 2022 di kawasan Jakarta Barat dan Bogor. Keduanya dianggap telah  melanggar pasal 78 ayat 3 dan pasal 75 ayat 1 UU Nomor 6 Tahun 2011 Tentang Keimigrasian.

"Keduanya masuk ke Indonesia menggunakan paspor Ghana yang setelah diselidiki, ternyata paspornya palsu," terang Imam.

Lawrence menggunakan nama Yeboah Mensah. Sedangkan Ntumobe masuk ke Indonesia menggunakan nama Asare David.

"Saat kami konfirmasi, Ntumobe merantau ke Indonesia untuk mencoba peruntungan sebagai pemain sepak bola," imbuh Kasubsi Keamanan Rudenim Surabaya Didit Karyanto.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut