Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Peran Penting Garam dalam Tumbuh Kembang Anak, Salah Produk Bisa Akibatkan Stunting Anak
Advertisement . Scroll to see content

Cegah Stunting, Ahli Gizi Unair Teliti Formulasi Tepung Padat Gizi, Ini Hasilnya

Senin, 17 April 2023 | 12:21 WIB
  • author Arif Ardliyanto
Cegah Stunting, Ahli Gizi Unair Teliti Formulasi Tepung Padat Gizi, Ini Hasilnya
Ilustrasi-Ahli gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga (Unair) mengembangkan penelitian tepung padat gizi. Foto tangkap layar

SURABAYA, iNewsSurabaya.id - Stunting masih menjadi salah masalah yang serisu disetiap daerah. Untuk mencegah stunting, ahli gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga (Unair) Prof Dr Ir Annis Catur Adi MSi mengembangkan penelitian tepung padat gizi.

Balita dan anak-anak membutuhkan asupan gizi untuk menunjang tumbuh kembangnya. Namun, tidak banyak jenis makanan kaya gizi yang cocok untuk usia rentan seperti mereka. Prof Annis mengembangkan penelitian formulasi tepung komposit tinggi protein dan mengandung vitamin serta mineral bernama Tepung Multiguna N2O. Tepung itu berasal dari protein ikan lele dan ubi fermentasi dengan 10 vitamin dan 6 mineral.

Formulasi Olahan Serbaguna untuk Perbaikan Gizi

Prof Annis menjelaskan Tepung Multiguna N2O merupakan produk yang tepat untuk perbaikan gizi bagi balita dan anak-anak. Mengingat, tepung tersebut mudah bercampur dengan berbagai olahan pangan lain. Misalnya kue, roti, lauk pauk, dan jenis olahan lainnya. “Penelitian ini menggunakan bahan baku pangan lokal bermutu gizi tinggi. Ikan lele kaya akan protein hewani dan tepung ubi fermentasi kaya akan prebiotik sehingga cocok untuk perbaikan gizi balita stunting,” tutur Prof Annis, Senin(18/4/2023).

Lolos Uji Laboratorium

Ketua DPD PERGIZI PANGAN Jawa Timur itu turut menerangkan bahwa produk Tepung Multiguna N2O telah melalui proses uji laboratorium untuk melihat karakteristik produk dan uji keamanan pangan. Itu sudah sesuai dengan ketentuan Standar Nasional Indonesia (SNI) 3571:2018.

“Tepung ini sudah diuji di laboratorium yang terstandar Komite Akreditasi Nasional (KAN). Sehingga aman, bermanfaat, dan halal. Klaim tinggi protein dalam tepung juga telah sesuai dengan standar Peraturan BPOM Nomor 1 Tahun 2022 serta telah tersertifikasi halal,” papar Prof Annis yang juga menjabat sebagai Pengurus ICMI Jawa Timur.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut