Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Sampit Diselimuti Kabut Asap, 204 Titik Panas Muncul dalam 24 Jam, Jarak Pandang Cuma 300 Meter
Advertisement . Scroll to see content

Watukosek Patah, Gempa Susulan di Mojokerto Bisa Terjadi, BMKG Prediksi Bumi Majapahit Belum Stabil

Selasa, 20 Juni 2023 | 09:05 WIB
  • author Arif Ardliyanto
Watukosek Patah, Gempa Susulan di Mojokerto Bisa Terjadi, BMKG Prediksi Bumi Majapahit Belum Stabil
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat ada tiga kali gempa susulan terjadi pasca gempa utama dengan kekuatan M4,6 di Mojokerto, Jawa Timur, tadi malam. Foto Okezone

MOJOKERTO, iNewsSurabaya.idGempa Mojokerto membuat warga was-was. Sebab, ada potensi gempa susulan yang bisa membuat rumah warga menjadi rusak ringan maupun parah.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat ada tiga kali gempa susulan terjadi pasca gempa utama dengan kekuatan M4,6 di Mojokerto, Jawa Timur, tadi malam.

“Gempa susulan Mojosari, Mojokerto M2,1 pukul 21.02 WIB, M2,3 pukul 21.06 WIB, dan 21.29 WIB,” ungkap Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono dalam keterangannya, Selasa (20/6/2023).

Sebelumnya, gempa di Mojokerto terjadi Senin, 19 Juni 2023 pukul 20:44:01 WIB. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 7.49 LS dan 112.54 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 10 km timur Laut Kab. Mojokerto, Jawa Timur pada kedalaman 9 km.

Daryono juga melaporkan gempa sebabkan kerusakan ringan pada bangunan rumah di Desa Penanggungan, Kecamatan Ngoro. “Dampak Gempa Mojokerto terjadi kerusakan ringan pada bangunan rumah di Ds. Penanggungan kec. Ngoro,” katanya.

Lebih lanjut, kata Daryono, sejumlah peneliti menduga gempa Mojokerto dipicu patahan Watukosek. “Ada beberapa kawan menduga gempa Mojokerto ini dipicu patahan Watukosek; patahan Watukosek letaknya terlalu ke timur dari episenter gempa ini,” ujarnya.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut