Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : DPR RI Tinjau Sistem Keimigrasian Surabaya, Minta Perkuat Pengawasan Orang Asing
Advertisement . Scroll to see content

Batik Khas Lapas Banyuwangi Kebanjiran Order, Miliki Corak Unik Produksi Meningkatkan

Rabu, 15 November 2023 | 09:23 WIB
  • author Siswanto
Batik Khas Lapas Banyuwangi Kebanjiran Order, Miliki Corak Unik Produksi Meningkatkan
Batik Khas Lapas Banyuwangi Kebanjiran Order, Miliki Corak Unik Produksi Meningkatkan. Foto iNewsSurabaya/ist

Agus mengatakan bahwa motif batik yang dikerjakan warga binaan itu sesuai dengan permintaan Pipas, selain itu juga mengenai warna bati dilakukan secara bertahap. 

"Sampai saat ini dari total pesanan sudah diselesaikan sekitar 70 persen dan sisanya masih dalam proses pengerjaan," tambahnya.

Batik hasil produk Lapas Banyuwangi sangat unik, memiliki motif tersendiri dengan memadukan motif khas Banyuwangi dengan gelang sebagai simbol dari borgol yang merupakan salah satu alat pengamanan yang ada di Lapas, motif tersebut dinamai batik Gajah Oling Jeruji (Bagajo). 

"Meski miliki motif yang khas, kami juga mengerjakan pesanan batik sesuai dengan keinginan pelanggan. Pembinaan membatik di Lapas Banyuwangi, telah berlangsung sejak tahun 2018," cetusnnya. 


Batik Khas Lapas Banyuwangi Kebanjiran Order, Miliki Corak Unik Produksi Meningkatkan. Foto iNewsSurabaya/ist

Bahkan batik Bagajo ini telah terdaftar hak cipta pada Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kemenkumham. "Pada tahun 2019, bahwa motif Bagajo telah didaftarkan untuk pencatatan hak cipta pada Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual dan sudah resmi terdaftar sebagai hak cipta terangnya. 

Warga binaan yang mengikuti kegiatan membatik berjumlah 23 warga binaan yang terdiri dari 20 warga binaan wanita dan 3 warga binaan pria. 

"Warga binaan wanita fokus pada kegiatan mencanting, sedangkan warga binaan pria pada desain serta mewarnai," pungkas Agus Wahono.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut