Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Sports Mobile Legends Masuk Kurikulum Ekstrakurikuler di 100 SMP - SMA di Surabaya
Advertisement . Scroll to see content

Ngaku Dapat Bisikan Gaib, Ibu di Surabaya Ini Tega Aniaya Anak Kandung yang Masih Kelas 3 SD

Selasa, 23 Januari 2024 | 09:15 WIB
  • author Lukman Hakim
Ngaku Dapat Bisikan Gaib, Ibu di Surabaya Ini Tega Aniaya Anak Kandung yang Masih Kelas 3 SD
Salah satu Ibu di Surabaya Ini Tega menganiaya Anak Kandung yang Masih Kelas 3 SD gara-gara ada bisikan gaib. Foto iNewsSurabaya/ist

SURABAYA, iNewsSurabaya.id - Seorang ibu berinisial ACA (27), asal Manyar Tirtoyoso Selatan VIII, Surabaya tega melakukan penyiksaan terhadap anak kandungnya GEL (9) yang duduk di bangku kelas 3 SD. Sang ibu memaksa anaknya minum air mendidih.

Gigi GEL juga gigi dicabut menggunakan tang. Tangannya dicatok, dan tubuhnya disiram air panas.  ACA diketahui melakukan penyiksaan secara sadis terhadap anak kandungnya sejak lama. Ketika ACA sedang memasak air dan GEL bikin dia kesal, maka anaknya itu siram pakai air panas. 

GEL juga diminta minum air mendidih hingga mulutnya luka. Saat menjalani pemeriksaan dan interogasi ACA mengakui perbuatannya. Ia mengaku kesal dengan perkataan dan ulah anaknya sehingga melakukan perbuatan keji tersebut.

Penyiksaan itu terbongkar usai Dinas Sosial (Dinsos) Surabaya membuat laporan polisi (LP) pada 17 Januari 2024. Saat petugas Dinsos membawa korban ke Polrestabes Surabaya untuk membuat laporan, polisi juga segera melakukan pemeriksaan visum di RS Bhayangkara Polda Jatim.

Unit PPA Polrestabes Surabaya lantas melakukan klarifikasi terhadap pelapor, korban, maupun saksi. Kemudian dilakukan gelar perkara. Selanjutnya, berangkat ke rumah ACA untuk dilakukan tindakan hukum. 
“Kami tidak hanya mengamankan ACA, tapi menyita sejumlah barang bukti dari rumah tersangka,” ujar Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Hendro Sukmono, Senin (22/1/2023).

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut