Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Sports Mobile Legends Masuk Kurikulum Ekstrakurikuler di 100 SMP - SMA di Surabaya
Advertisement . Scroll to see content

Sejarah Surabaya : Kiai Nderesmo Terselamatkan Kukus Nasi dari Kejaran Penjajah Belanda

Selasa, 15 Februari 2022 | 08:53 WIB
  • author M. Fiqih Wahyudi
Sejarah Surabaya : Kiai Nderesmo Terselamatkan Kukus Nasi dari Kejaran Penjajah Belanda
Makam Kiai Nderesmo

Seiring berjalannya waktu, hari-hari Assayid Ali Akbar Basyaiban beserta lima orang santri utusan ayahnya diisi dengan ibadah, belajar agama dan mengaji dengan tekun. Karena rutinitas inilah, Assayid Ali Akbar Basyaiban menamai tempat itu sebagai Ndresmo atau Nderes Limo, yang artinya mengaji dengan tekun (Nderes) lima orang (Limo).

“Ndresmo, Nderes Limo, orang lima yang tekun belajar Agama Islam. Mengaji,” ucap Muhaimin.

Sejak saat itu, Demangan lebih dikenal sebagai Ndresmo. Dan berubah menjadi pesantren jujugan masyarakat disekitarnya untuk menimba ilmu Agama Islam. Yang pada akhirnya, kemasyuran Ndresmo dilanjutkan oleh putranya, Assayid Ali Ashghor Basyaiban, beserta keturunannya dengan banyak mendirikan pesantren disana.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut