Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : AI Bisa Jadi Kunci Indonesia Kuasai Energi Nuklir, Benarkah Ini Masa Depan Ketahanan Energi?
Advertisement . Scroll to see content

Hadapi Tantang Pengangguran dengan Karir Hijau, Bentuk Inovasi dan Komitmen di Universitas Brawijaya

Jum'at, 14 Juni 2024 | 20:26 WIB
  • author Lukman Hakim
Hadapi Tantang Pengangguran dengan Karir Hijau, Bentuk Inovasi dan Komitmen di Universitas Brawijaya
Lingkungan Hidup Eksekutif Mahasiswa Universitas Brawijaya (LH EM UB) menggelar acara seminar bertajuk "Green Path Career" dengan tema "Unlocking Your Dream Job". Foto iNewsSurabaya/lukman

MALANG, iNewsSurabaya.id - Lingkungan Hidup Eksekutif Mahasiswa Universitas Brawijaya (LH EM UB) menggelar acara seminar bertajuk "Green Path Career" dengan tema "Unlocking Your Dream Job". Acara yang diadakan di Gedung Widyaloka UB ini diisi dengan talkshow inspiratif dan pelatihan CV yang menargetkan calon profesional di bidang karir hijau.

Founder PT Green Energi Utama Malang, Dhimas Arif Wibowo, membuka seminar dengan membahas tantangan pengangguran di Indonesia. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Indonesia mencapai 5,32 persen per Agustus 2023, dengan sekitar 7,86 juta penganggur dari total 147,71 juta angkatan kerja. 

"Kelompok Gen Z menjadi penyumbang terbesar dalam angka pengangguran ini," ungkap Dhimas.

Pada tahun 2024, tren pekerjaan meliputi data scientist, special e-commerce, AI engineer, desainer grafis, animator, dan content creator. Dalam dunia green jobs, ada dua kategori utama: Professional Worker dan Greenpreneur.

Dhimas menjelaskan, pekerjaan sebagai Professional Worker meliputi analis lingkungan, spesialis konservasi sumber daya, teknisi kendaraan listrik, ahli kehutanan, dan pengacara lingkungan. 

Sementara itu, karir sebagai Greenpreneur mencakup bidang pengelolaan limbah, pengusaha kompos organik, bisnis bank sampah, usaha daur ulang plastik, dan manufaktur bahan bangunan.

"Membangun bisnis dimulai dengan menentukan konsep yang jelas dan sesuai dengan minat, keterampilan, dan pasar," jelas Dhimas. 

"Selanjutnya, buatlah rencana bisnis yang komprehensif yang mencakup tujuan jangka pendek dan panjang, strategi pemasaran, sumber daya yang dibutuhkan, dan perkiraan keuangan." lanjutnya. 

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut