Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kewajiban BLBI ke BI Disebut Lunas, Kenapa Hak Tagih Masih Jalan? Ini Fokus Sorotan Pengamat
Advertisement . Scroll to see content

BI Jaga Stabilitas Keuangan Lewat Kebijakan Makroprudential, Ini yang Dilakukan

Senin, 29 Juli 2024 | 10:47 WIB
  • author Lukman Hakim
BI Jaga Stabilitas Keuangan Lewat Kebijakan Makroprudential, Ini yang Dilakukan
BI Jaga Stabilitas Keuangan Lewat Kebijakan Makroprudential. Foto iNewsSurabaya/lukman

SURABAYA, iNewsSurabaya.id - Bank Indonesia (BI) mengeluarkan kebijakan makroprudensial guna menjaga stabilitas sistem keuangan melalui upaya mendorong intermediasi yang seimbang, berkualitas, dan berkelanjutan. Salah satunya mendorong fungsi intermediasi seperti pembiayaan kredit, yakni melalui penerapan Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM). 

KLM ini dilakukan melalui pengurangan giro bank di BI dalam rangka pemenuhan Giro Wajib Minimum (GWM) dalam rupiah yang wajib dipenuhi secara rata-rata. "Besaran total insentif paling besar 4 persen meningkat dari sebelumnya paling besar 2,8 persen," kata Direktur Departemen Kebijakan Makroprudensial (DKMP) BI, Nugroho Joko Prastowo, Minggu (28/7/2024).

Dia mengungkapkan, kebijakan makroprudensial yang baru dikenal dan dikembangkan sebagai pelajaran dari krisis keuangan global pada 2008 hingga 2009 tersebut, menjembatani kebijakan moneter dan kebijakan mikroprudensial. 

"Jika krisis-krisis yang terjadi sebelumnya selalu didahului krisis yang sifatnya makro seperti krisis utang, krisis keuangan, dan krisis nilai tukar, maka saat krisis 2008 lebih bersifat mikro ekonomi,” ujarnya. 

Nugroho menjelaskan, kondisi tersebut memerlukan suatu kebijakan untuk menjaga stabilitas sistem keuangan. Sebab, meskipun indikator makro di level baik, sistem keuangan sedang tidak sehat. Sistem keuangan yang tidak sehat ini menyebabkan pertumbuhan ekonomi tidak bergerak, karena bank tidak berkenan memberikan kredit sehingga aktivitas ekonomi terhambat.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut