Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Angka Kecelakaan Turun Selama Arus Mudik Lebaran 2025, Polres Jombang Catat Penurunan 25 Persen
Advertisement . Scroll to see content

Polda Jatim Gelar Operasi Ketupat Semeru 2025, Pos Pengamanan Siaga 19 Maret, 15.231 Personel Turun

Sabtu, 15 Maret 2025 | 12:58 WIB
  • author Lukman Hakim
Polda Jatim Gelar Operasi Ketupat Semeru 2025, Pos Pengamanan Siaga 19 Maret, 15.231 Personel  Turun
Polda Jatim siapkan 15.231 personel untuk Operasi Ketupat Semeru 2025. Pos pengamanan aktif 19 Maret, puncak arus mudik 23-30 Maret. Foto iNEWSSURABAYA/lukman

Berdasarkan survei Badan Kebijakan Transportasi, BPS, Kementerian Perhubungan, dan akademisi, jumlah pemudik Lebaran 2025 diperkirakan mencapai 146,48 juta orang atau 52% dari total penduduk Indonesia.

Dari jumlah tersebut, Jawa Timur menjadi daerah asal pemudik terbesar dengan 21,6 juta orang serta tujuan mudik terbanyak kedua dengan 27,3 juta orang.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menekankan pentingnya kesiapan pos pelayanan kesehatan di titik-titik rawan kecelakaan lalu lintas. Ia meminta agar Bupati/Wali Kota dan Forkopimda di setiap daerah memastikan puskesmas dan layanan kesehatan tetap beroperasi 24 jam selama periode mudik.

"Kesiapan fasilitas kesehatan sangat penting, karena banyak korban kecelakaan meninggal akibat keterlambatan pertolongan pertama. Oleh karena itu, puskesmas harus tetap buka selama masa mudik," tegas Khofifah.

Selain memperhatikan rute perjalanan, Khofifah juga mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem. Berdasarkan data BMKG, pada masa libur Lebaran nanti, Jatim akan memasuki musim pancaroba, yang berpotensi menyebabkan hujan lebat di beberapa wilayah.

Wilayah dengan curah hujan tinggi yang perlu diwaspadai antara lain: Pacitan, Ngawi, Mojokerto, Magetan, Ponorogo, Nganjuk, Kediri, Blitar, Malang, Batu, Pasuruan, Probolinggo, Lumajang, Jember, Bondowoso, Situbondo, dan Banyuwangi.

"Selain hujan lebat, BMKG juga memperingatkan potensi tanah longsor akibat endapan hujan di daerah lereng serta risiko banjir di beberapa daerah," tambah Khofifah.

Dengan berbagai langkah antisipasi ini, diharapkan mudik Lebaran 2025 di Jawa Timur dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan lancar bagi seluruh pemudik.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut