Ferry Irwandi Mendadak Hilang Usai Kritik RUU TNI: Netizen Bertanya-tanya, Apa yang Terjadi?

SURABAYA, iNEWSSURABAYA.ID – Ferry Irwandi, CEO Malaka Project sekaligus tokoh berpengaruh di bidang edukasi, dikenal sebagai sosok vokal yang sering mengkritisi isu-isu politik dan sosial. Baru-baru ini, namanya kembali menjadi sorotan setelah menghilang dari media sosial usai menentang revisi RUU TNI.
Sebagai seorang YouTuber dan aktivis yang kerap membahas politik, pendidikan, stokisme, serta fenomena sosial, Ferry secara terbuka menyatakan ketidaksetujuannya terhadap revisi RUU TNI. Keberaniannya dalam menyuarakan opini tersebut bahkan membawanya turun ke jalan pada aksi demo di Senayan, Jakarta, pada Kamis (20/3/2025). Saat itu, ia memberikan dukungan logistik dan emosional bagi para demonstran. Namun, setelah aksi tersebut, kehadirannya di media sosial terutama Twitter mendadak lenyap, membuat banyak netizen bertanya-tanya.
Setelah beberapa waktu menghilang, Ferry akhirnya mengunggah video berjudul "Saya Baik-Baik Saja" di kanal YouTube-nya pada Rabu (27/03/2025). Video tersebut seharusnya menjadi jawaban atas kekhawatiran para pengikutnya. Namun, alih-alih menenangkan, justru banyak netizen merasa ada sesuatu yang janggal dalam pernyataan Ferry.
Salah satu cuitan dari akun X @HihuJeje66768 yang meraih 1,3 juta tayangan, 53 ribu likes, 11 reposts, dan 316 komentar, mengungkapkan analisisnya terkait video tersebut. Menurutnya, ada banyak pesan tersirat dalam video berdurasi 17:58 menit itu, termasuk kemungkinan bahwa Ferry sedang dalam kondisi terancam.
“Video terbaru Ferry Irwandi, ‘Saya Baik-Baik Saja’ itu mengandung banyak pesan tersirat. Sebagian tentang situasi dirinya yang sedang terancam, sebagian lagi mungkin kebenaran mengerikan yang coba ia sampaikan secara tersirat,” tulis @HihuJeje66768.
Editor : Arif Ardliyanto