Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kirim Surat ke Kejati Jatim, Unicomindo Desak Pemkot Surabaya Bayar Utang Sampah Rp104,2 Miliar
Advertisement . Scroll to see content

Sengketa Lahan Pulosari, 44 Warga Tuntut Ganti Rugi Rp 10 Miliar

Rabu, 04 Juni 2025 | 13:49 WIB
  • author Ali Masduki
Sengketa Lahan Pulosari, 44 Warga Tuntut Ganti Rugi Rp 10 Miliar
Kuasa hukum para warga ketika mengikuti sidang di PN Surabaya. Foto: Dok iNewsSurabaya

SURABAYA, iNewsSurabaya.id –  Kasus sengketa lahan di Pulosari memasuki babak baru. 44 warga mengajukan gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) terhadap PT. Patra Jasa, menuntut ganti rugi Rp 10 miliar atas pembongkaran rumah mereka pada Februari 2018.  Sidang perkara nomor 678/Pdt.G/2024/PN.Sby saat ini menunggu putusan majelis hakim.

Kuasa hukum para warga, Luvino Siji Samura, S.H., M.H., dari Uly Samura & Associates, menjelaskan kesimpulan gugatan yang telah diajukan.  

"Kesimpulan setebal 117 halaman ini merangkum seluruh proses persidangan, analisis yuridis, dan keterangan saksi," ujarnya.

Mereka berargumen bahwa kliennya memiliki penguasaan fisik dan hak atas lahan tersebut, dan pembongkaran yang dilakukan Patra Jasa melanggar hukum.

Kesimpulan tersebut juga mempertanyakan klaim PT. Patra Jasa atas penguasaan lahan.  Luvino menegaskan bahwa hasil Pemeriksaan Setempat (PS) pada 19 Mei 2025 menunjukkan fakta-fakta yang bertentangan dengan klaim PT. Patra Jasa.  

"Sisa bangunan warga, Musholla An-Nur, infrastruktur jalan dan utilitas (PLN dan PDAM) masih ada, menunjukkan aktivitas pemukiman warga sebelum pembongkaran," tegasnya.  Ia menambahkan bahwa sebagian besar lahan ditumbuhi semak belukar, mengindikasikan kurangnya penguasaan fisik aktif Patra Jasa.

Editor: Ali Masduki

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut