Pengurus BAMAG Kota Mojokerto 2025–2030 Resmi Dilantik, Wujud Nyata Toleransi Antar Umat Beragama
Ia menambahkan, BAMAG memiliki peran penting dalam mencegah potensi konflik sosial berbasis intoleransi, yang kerap dimanfaatkan untuk memecah belah persatuan bangsa.
Lebih lanjut, Ika Puspitasari juga menekankan pentingnya peran BAMAG dalam menghadapi tantangan era digital dan pembangunan berkelanjutan. Ia berharap BAMAG turut ambil bagian dalam membentuk sumber daya manusia (SDM) yang unggul, berkarakter, dan berlandaskan nilai-nilai spiritual menuju Indonesia Emas 2045.
“Penguatan spiritualitas dan kepedulian sosial dari BAMAG harus menjadi motor penggerak dalam membangun keimanan serta solidaritas kemanusiaan. Ini sejalan dengan visi kita dalam membangun Kota Mojokerto yang inklusif dan berdaya saing,” tegasnya.
Pemkot Mojokerto berkomitmen untuk terus bersinergi dengan BAMAG dalam menciptakan ruang dialog antarumat beragama, membangun toleransi yang kokoh, serta memastikan semua elemen masyarakat mendapatkan tempat yang setara di tengah perbedaan.
Editor : Arif Ardliyanto