Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : 4 Mahasiswa Indonesia Bersinar di EuroMUN 2026, Tunjukkan Kualitas di Panggung Dunia
Advertisement . Scroll to see content

Konflik Memanas di Polinema, Kuasa Hukum Eks Direktur Bongkar Dugaan Skandal Lain

Sabtu, 14 Juni 2025 | 08:09 WIB
  • author Lukman Hakim
Konflik Memanas di Polinema, Kuasa Hukum Eks Direktur Bongkar Dugaan Skandal Lain
Perseteruan antara mantan Direktur Polinema, Awan Setiawan, dan Direktur saat ini, Supriatna Adhisuwignjo, mencuat ke publik setelah munculnya pernyataan kontroversial dari Supriatna. Foto iNewsSurabaya/lukman

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Konflik internal di tubuh Politeknik Negeri Malang (Polinema) semakin memanas. Perseteruan antara mantan Direktur Polinema, Awan Setiawan, dan Direktur saat ini, Supriatna Adhisuwignjo, mencuat ke publik setelah munculnya pernyataan kontroversial dari Supriatna yang menyebut dugaan korupsi pengadaan tanah senilai Rp42 miliar sebagai masalah personal Awan.

Pernyataan tersebut langsung menuai tanggapan keras dari kuasa hukum Awan Setiawan, Didik Lestariyono. Ia menilai ucapan Supriatna sebagai bentuk pengalihan isu dan upaya melepaskan tanggung jawab institusi.

"Pengadaan tanah itu tidak bisa dilakukan sendirian oleh direktur. Ada Tim 9 yang terlibat, lengkap dengan struktur tanggung jawabnya, termasuk PPK (Pejabat Pembuat Komitmen)," ujar Didik, Jumat (13/6/2025).

Didik menegaskan, narasi yang menyudutkan Awan sebagai aktor tunggal sangat tidak masuk akal. Ia juga menyayangkan sikap diam dari anggota tim lainnya yang terlibat dalam proses pengadaan tersebut.

"Semua kebijakan strategis di institusi pendidikan tinggi idealnya melalui mekanisme kolektif dan akuntabel, bukan keputusan satu orang," tambahnya.

Tak hanya itu, Didik mengalihkan perhatian ke persoalan lain yang dinilainya lebih krusial: mangkraknya pembangunan Gedung AC Polinema. Proyek tersebut diduga merugikan negara hingga Rp4 miliar dan telah diaudit oleh BPKP.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut