Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Detik-Detik Pemotor Bangkalan Terjatuh dan Tewas Terlindas Truk, Diduga Hilang Kendali Saat Menyalip
Advertisement . Scroll to see content

Terungkap! Begini Cara Penyelundupan 506 Botol Arak Bali di Jombang, Libatkan Warga Lokal

Minggu, 20 Juli 2025 | 09:57 WIB
  • author Zainul Arifin
Terungkap! Begini Cara Penyelundupan 506 Botol Arak Bali di Jombang, Libatkan Warga Lokal
Polisi Gagalkan Peredaran 506 Botol Arak Bali di Jombang dengan Disamarkan dalam Truk Tertutup Terpal. Foto iNewsSurabaya/zainul

JOMBANG, iNewsSurabaya.id – Upaya penyelundupan ratusan botol minuman keras (miras) ilegal jenis arak Bali digagalkan jajaran Polsek Jogoroto, Kabupaten Jombang. Sebuah truk yang mengangkut 506 botol miras itu diamankan polisi saat melintas di wilayah Desa Jarakkulon, Kecamatan Jogoroto, Jumat malam (19/7/2025).

Kapolsek Jogoroto, AKP Mohamad Djulan, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas penjualan miras ilegal lintas provinsi. Petugas kemudian melakukan penyelidikan hingga mendapati sebuah truk Mitsubishi warna kuning-biru dengan nomor polisi AG 8782 EE yang berhenti di pinggir jalan.

"Modus yang digunakan cukup rapi. Miras disusun dalam kardus dan ditutup terpal biru untuk mengelabui petugas," kata Djulan.

Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan 506 botol arak Bali yang dikemas dalam puluhan kardus. Seluruh barang bukti langsung diamankan, termasuk kendaraan pengangkutnya.

Dalam penangkapan ini, satu orang ditetapkan sebagai tersangka, yakni Irfan (45), warga Desa Keplaksari, Kecamatan Peterongan, Jombang.

Menurut Djulan, arak Bali tersebut diduga dikirim langsung dari Pulau Dewata dan hendak diedarkan di wilayah Jombang dan sekitarnya.

"Kami masih mendalami apakah ada jaringan lebih luas di balik distribusi miras ini. Tersangka saat ini masih dalam proses pemeriksaan intensif di Mapolsek Jogoroto," tegasnya.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut