Kisah Warga Bojonegoro Saat Kemarau, Kini Bisa Tersenyum Setelah Rasakan Air Bersih
Sugeng Febri H. menegaskan bahwa proyek ini merupakan bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Nindya Karya.
“Kami mengapresiasi sinergi LMI yang terus konsisten memberikan solusi nyata bagi pemberdayaan dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat,” ucapnya.
Pemerintah Kecamatan Ngraho, melalui Yudistira Ardi Nugroho, juga memberikan apresiasi. Menurutnya, hadirnya sumur bor ini adalah bukti nyata kekuatan kolaborasi antara lembaga sosial, perusahaan, dan pemerintah dalam mengatasi masalah krisis air bersih.
“Saat musim kemarau, warga sering kesulitan air. Kehadiran sarana ini sangat membantu dan menjadi contoh kolaborasi yang patut dicontoh,” tegasnya.
Bagi warga, sumur bor ini tidak hanya menjadi sumber air bersih, tetapi juga simbol harapan akan kehidupan yang lebih baik. Mereka berharap akan ada lebih banyak program kolaboratif yang membawa kemajuan bagi desa-desa di Bojonegoro.
Acara peresmian ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur atas hadirnya fasilitas yang kini bisa dinikmati seluruh warga Dusun Ngampel.
Editor : Arif Ardliyanto