Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Sekdaprov Jatim Kecewa Grahadi Kembali Dirusak Saat Aksi Demonstrasi
Advertisement . Scroll to see content

Ngeri! Massa Sulit Terkendali, Ruang Wakil Gubernur dan Pressroom Wartawan di Grahadi Ludes Dibakar

Sabtu, 30 Agustus 2025 | 23:11 WIB
  • author Arif Ardliyanto
Ngeri! Massa Sulit Terkendali, Ruang Wakil Gubernur dan Pressroom Wartawan di Grahadi Ludes Dibakar
Ruang kerja Wakil Gubernur Jawa Timur dan ruang pers (pressroom wartawan) di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, hangus dilalap api setelah menjadi sasaran serangan bom molotov. Foto iNewsSurabaya/tangkap layar

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Aksi massa di Surabaya pada Sabtu malam (30/8/2025) berujung pada tragedi mengerikan. Ruang kerja Wakil Gubernur Jawa Timur dan ruang pers (pressroom wartawan) di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, hangus dilalap api setelah menjadi sasaran serangan bom molotov.

Gedung Negara Grahadi yang selama ini menjadi pusat kegiatan resmi pemerintahan Jawa Timur berubah menjadi lautan api. Saksi mata menyebut kobaran api pertama kali muncul di bagian depan gedung usai massa melemparkan bom molotov secara beruntun. Tak butuh waktu lama, api menjalar cepat hingga ke dua ruangan penting tersebut.

Ruang kerja Wakil Gubernur yang biasanya digunakan untuk aktivitas koordinasi pemerintahan kini rata dengan puing dan abu. Sementara pressroom wartawan, tempat jurnalis biasa meliput kegiatan resmi gubernur dan wakil gubernur, luluh lantak tanpa bisa diselamatkan. Peralatan kerja, dokumen, hingga fasilitas peliputan hancur terbakar.

Kobaran api yang menghanguskan dua ruangan vital ini menandakan betapa rentannya simbol pemerintahan saat massa tidak terkendali. Langit Surabaya memerah diselimuti asap hitam pekat yang membumbung tinggi.

Upaya pengamanan yang dilakukan aparat tidak membuahkan hasil. Gelombang massa yang semakin banyak membuat petugas mundur perlahan. Dari pantauan di lapangan, hanya terlihat sejumlah personel TNI yang berjaga, sementara aparat kepolisian tidak tampak di lokasi kejadian.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut