Pasca Ricuh Demo, Polda Jatim Amankan 580 Orang di Enam Daerah, Polisi Temukan Simbol Misterius
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) bersama jajaran Polres dan TNI terus melakukan patroli skala besar pasca aksi unjuk rasa yang berakhir ricuh di sejumlah kota/kabupaten pada Minggu malam (31/8/2025). Operasi keamanan itu berlangsung hingga Senin pagi (1/9/2025) demi memastikan situasi tetap kondusif.
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast, menjelaskan apel gabungan dimulai pukul 20.00 WIB dengan melibatkan personel TNI-Polri. Patroli fokus pada titik-titik rawan di Surabaya dan daerah lain hingga menjelang pagi.
“Tujuannya memberikan rasa aman kepada masyarakat. Dari patroli gabungan tidak ditemukan potensi gangguan menonjol,” ujar Abast, Senin (1/9/2025).
Pasca kericuhan di enam daerah — Surabaya, Malang Kota, Kabupaten Malang, Kediri Kota, Kabupaten Kediri, dan Sidoarjo — aparat mengamankan total 580 orang. Dari jumlah itu, 89 orang menjalani proses hukum, 12 orang masih diperiksa, sementara 479 lainnya dipulangkan setelah didata dan diserahkan ke orang tua maupun Lembaga Bantuan Hukum (LBH).
Rinciannya:
- Surabaya: 288 orang diamankan (22 diproses hukum, 266 dipulangkan). Kericuhan terjadi di 18 titik, termasuk DPRD Jatim, Polsek Tegalsari, dan Gedung Negara Grahadi.
- Kediri Kota: 20 orang diamankan (7 diproses hukum, 13 dipulangkan).
- Kabupaten Kediri: 12 orang masih dalam pemeriksaan.
- Malang Kota: 61 orang diamankan (13 diproses hukum tanpa penahanan, 44 dipulangkan). Tercatat 15 pos polisi mengalami kerusakan.
Editor : Arif Ardliyanto