Pasca Ricuh Demo, Polda Jatim Amankan 580 Orang di Enam Daerah, Polisi Temukan Simbol Misterius
Kabupaten Malang dan Sidoarjo: sejumlah warga juga diamankan, sebagian diproses hukum, sebagian dipulangkan.
Abast menegaskan dalam aksi tersebut terjadi perusakan dan penjarahan, khususnya di kawasan Polsek Tegalsari Surabaya. Polisi juga mengamankan barang bukti berupa batu, senjata tajam, hingga bom molotov.
Ada Anak di Bawah Umur Terlibat
Polda Jatim mencatat adanya pelaku berusia anak-anak. Mereka dipulangkan untuk pembinaan, sementara yang terbukti melakukan tindak pidana tetap akan diproses hukum. Polisi juga mendalami dugaan keterlibatan kelompok tertentu, setelah menemukan simbol “1312” dan “ACAB” pada sebagian pelaku.
Polda Jatim mengapresiasi peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Data Senkom Mitra Polri menunjukkan pengamanan swakarsa melibatkan:
- 5.071 orang anggota Senkom,
- 542 anggota Kelompok Sadar Kamtibmas Bhayangkara,
- 45.413 anggota Satpam,
- 143.240 anggota Satkamling di 8.974 desa/kelurahan se-Jatim.
“Kesadaran masyarakat menjaga lingkungan adalah modal penting mencegah aksi anarkis terulang,” tegas Abast.
Untuk mengantisipasi gelombang aksi susulan, Polda Jatim memastikan patroli gabungan bersama TNI akan terus digelar tanpa batas waktu. Upaya preventif dan penegakan hukum berjalan beriringan demi menjaga Jawa Timur tetap aman dan tertib.
Editor : Arif Ardliyanto