Tidak Ada Jejak Rem, Fakta Baru Kecelakaan Maut Bus Wisata Bromo Terungkap, Kecepatan Hingga 80 Km
Berdasarkan analisis awal TAA, kecepatan bus diperkirakan antara 64 hingga 80 kilometer per jam sebelum kecelakaan terjadi. Polisi tidak menemukan adanya jejak pengereman di lokasi kejadian, yang menjadi indikator kuat kendaraan kehilangan kendali.
Menariknya, saat pemeriksaan, transmisi bus diketahui masih berada di gigi 3. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar terkait fungsi rem maupun sistem transmisi kendaraan.
Secara administratif, bus pariwisata tersebut dinyatakan layak jalan. Surat uji kir, dokumen kendaraan, hingga kelengkapan administrasi sopir semuanya lengkap. Hasil pemeriksaan juga memastikan sopir dalam kondisi sehat dan bebas dari pengaruh obat-obatan.
“Perawatan bus sesuai ramp check sudah dinyatakan aman. Namun, kami masih menunggu pemeriksaan teknis dari pihak pabrikan Hino untuk memastikan apakah sistem pengereman berfungsi normal atau ada kerusakan,” jelas Iwan.
Polda Jatim bersama tim TAA Mabes Polri dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) masih mendalami kasus ini. Dugaan rem blong belum bisa dipastikan sebelum ada hasil pemeriksaan teknisi pabrikan.
“Potensi penetapan tersangka baru bisa ditentukan setelah seluruh hasil olah TKP dan keterangan ahli selesai. Hingga saat ini, kami sudah memeriksa sembilan saksi dari penumpang maupun warga sekitar lokasi kejadian,” tegas Iwan.
Editor : Arif Ardliyanto