Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Waspada! Umrah Nonresmi Merusak Tata Kelola Ibadah dan Mencoreng Nama Baik Bangsa
Advertisement . Scroll to see content

Fenomena Umrah Mandiri, Efisiensi atau Ilusi Kemandirian di Era Digital?

Minggu, 02 November 2025 | 07:54 WIB
  • author Arif Ardliyanto
Fenomena Umrah Mandiri, Efisiensi atau Ilusi Kemandirian di Era Digital?
Supangat, Ph.D., ITIL., COBIT., CLA., CISA, Wakil Rektor II Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya. Foto iNewsSurabaya/ist

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Beberapa tahun terakhir, umrah mandiri mulai jadi tren baru di masyarakat Indonesia. Dengan akses digital yang semakin luas dan promosi tiket murah yang menggoda, banyak calon jamaah memilih mengatur sendiri perjalanan ibadahnya tanpa bantuan biro resmi.

Sekilas, pilihan ini tampak modern, efisien, dan sesuai semangat kemandirian. Tapi di balik itu, tersimpan pertanyaan besar: apakah efisiensi tanpa tata kelola benar-benar membawa ketenangan, atau justru menciptakan risiko baru yang mahal harganya?

Sebagai seseorang yang sehari-hari berkecimpung dalam urusan tata kelola dan keuangan di perguruan tinggi, saya melihat fenomena ini sangat mirip dengan pengelolaan organisasi modern. Dalam dunia manajemen, efisiensi bukan hanya soal memangkas biaya, melainkan soal bagaimana sistem berjalan dengan tertib, transparan, dan memiliki pengawasan berlapis.

Di kampus, setiap langkah penghematan anggaran selalu diikuti analisis risiko, mekanisme pengawasan, dan tanggung jawab yang jelas. Tanpa itu, efisiensi justru bisa menjadi sumber kekacauan baru. Prinsip yang sama seharusnya juga berlaku saat masyarakat mengambil keputusan penting, termasuk soal perjalanan ibadah.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut