Surabaya Genjot Program Bebas Sampah Popok, Puluhan Ibu Muda Dapat Edukasi Ramah Lingkungan
Pihak Dompet Dhuafa juga hadir memberikan sambutan sebagai bentuk dukungan penuh terhadap inisiatif pengurangan sampah non-organik di Surabaya.
Rizzqi menambahkan bahwa program ini diharapkan menjadi pintu masuk untuk memperluas edukasi, terutama mengenai gaya hidup berkelanjutan di kawasan perkotaan. Ia menekankan bahwa perubahan kecil di tingkat keluarga akan memberikan dampak besar bagi lingkungan jika dilakukan secara konsisten.
“Program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal perluasan edukasi dan pendampingan masyarakat dalam mendorong gaya hidup berkelanjutan serta menjaga kualitas lingkungan,” ungkapnya.
Dengan antusiasme warga dan dukungan berbagai organisasi, program Surabaya bebas sampah popok dan pembalut diharapkan menjadi gerakan kolektif untuk menciptakan kota yang lebih bersih dan sehat bagi generasi mendatang.
Editor : Arif Ardliyanto