Tiga Ponsel dan Banyak Misteri
Kecurigaan Mawa makin besar ketika mengetahui suaminya memiliki tiga ponsel. Namun setiap pulang, hanya satu ponsel yang dibawanya.
Dua lainnya, kata sang suami, selalu “disimpan di kantor”. Bagi Mawa, hal itu membuatnya sulit memahami kehidupan suaminya di luar rumah.
Puncak kecurigaan terjadi pada Agustus lalu ketika Mawa melihat foto suaminya bersama IR dalam sebuah meeting. Ia berusaha menghubungi IR, namun pesannya tak direspons.
“Aku hubungi kakak IR waktu lihat foto ramai-ramai itu, tapi enggak dibalas,” ujar Mawa.
Respons baru muncul beberapa bulan kemudian, tepatnya Oktober—bersamaan dengan munculnya pembicaraan suaminya tentang izin poligami.
Mawa mengaku terkejut mendengar jawaban IR.
“Dia bilang akan pastikan kalau mereka berjodoh, tapi bukan dalam keadaan suami orang,” kata Mawa.
Selama ini, Mawa memilih percaya ketika suaminya berkata ia harus melindungi keluarga dari ancaman seseorang sehingga tidak bisa menampilkan istri dan anak di publik. Namun alasan itu runtuh ketika Mawa melihat kehadiran perempuan lain dalam hidup sang suami.
Ia menambahkan, perjalanan hubungan mereka awalnya sempat dikenal publik karena pernikahan muda dan proses hijrah bersama. Namun segalanya berubah ketika sang suami perlahan menjauh dari media sosial dan sikapnya ikut berubah.
Setelah menemukan rekaman CCTV yang menurutnya menguatkan dugaan perselingkuhan, Mawa mengambil langkah tegas. Ia melaporkan peristiwa tersebut sekaligus bersuara untuk meluruskan banyak hal yang selama ini ia pendam.
“Waktu yang harusnya aku bahagia karena akhirnya diakui, malah jadi hari terburuk karena ada orang lain masuk ke kehidupan kami,” tuturnya.
Penulis
Zahra Amalia Putri, Magang dari SMK IPIEMS
Editor : Arif Ardliyanto