Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pelaku Curas Asal Sidoarjo Ditangkap Saat Tertidur di Kos Jember, Korban Dipukul Pakai Kunci Roda
Advertisement . Scroll to see content

Viral Pengusiran Nenek Elina, Samuel Buka Suara dan Akui Perbuatannya Salah, Sebut Soal Tata Krama!

Jum'at, 02 Januari 2026 | 07:42 WIB
  • author Arif Ardliyanto
Viral Pengusiran Nenek Elina, Samuel Buka Suara dan Akui Perbuatannya Salah, Sebut Soal Tata Krama!
Kasus pengusiran Nenek Elina Widjajanti (80) yang viral di media sosial akhirnya menemui titik terang setelah Samuel Adi Kristanto mengakui kesalahan dan menyampaikan penyesalan. Foto Surabaya.iNews.id/tangkap layar

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Setelah lama memilih diam, polemik pengusiran Nenek Elina Widjajanti (80) yang sempat viral di media sosial akhirnya mulai menemui titik terang. Sosok Samuel Adi Kristanto, yang disebut sebagai pihak pengusir, muncul ke publik dan secara terbuka mengakui kesalahannya.

Pengakuan itu disampaikan Samuel melalui sebuah video yang diunggah akun SnackVideo @Rizalzaluy60470. Dalam rekaman tersebut, ia menyatakan penyesalan mendalam atas tindakan pengusiran yang dilakukan tanpa melalui mekanisme hukum yang semestinya, terlebih terhadap seorang lansia.

Samuel mengakui bahwa apa yang dilakukannya tidak mencerminkan etika dan tata krama, terutama dalam memperlakukan orang yang jauh lebih tua. Ia menyadari bahwa persoalan hukum seharusnya tidak diselesaikan dengan cara-cara yang melukai perasaan dan martabat manusia.

“Pengusiran yang tidak melalui pengadilan, saya ngaku salah. Tapi secara legalitas, itu memang atas nama saya,” ujar Samuel dalam video tersebut.

Meski menegaskan kepemilikan properti berada di bawah namanya secara hukum, Samuel menilai cara yang ia tempuh saat itu keliru. Ia menegaskan bahwa aspek kemanusiaan seharusnya menjadi pertimbangan utama, apalagi menghadapi seorang nenek berusia 80 tahun.

Tak hanya mengakui kesalahan, Samuel juga menyatakan keinginannya untuk bertemu langsung dengan Nenek Elina. Ia berniat menyampaikan permohonan maaf secara pribadi sekaligus membuka ruang penyelesaian secara kekeluargaan.

“Saya ingin ketemu Nenek Elina. Yo opo yo opo, opo sing dialami Nenek Elina ana kerugian, aku yo gelem ganti rugi, sebatas kemampuan saya,” ucapnya dengan nada lirih.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut