get app
inews
Aa Text
Read Next : Ekonomi Jawa Timur Tumbuh 1,70 Persen, Tertinggi di Pulau Jawa, Begini Strateginya

Ungguli Jabar dan Jateng, Jawa Timur Jadi Lumbung Pangan RI 2025

Jum'at, 09 Januari 2026 | 07:53 WIB
header img
Gubernur Khofifah Terima Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya dari Presiden Prabowo, Bukti Dedikasi Luar Biasa Wujudkan Swasembada Pangan Nasional Tahun 2025. Foto Surabaya.iNews.id/ist

KARAWANG, iNewsSurabaya.id – Jerih payah petani Jawa Timur sepanjang 2025 akhirnya berbuah manis. Provinsi yang dikenal sebagai lumbung pangan nasional itu kembali menegaskan perannya sebagai tulang punggung ketahanan pangan Indonesia. Atas capaian tersebut, Presiden RI Prabowo Subianto secara khusus memberikan penghargaan tertinggi di bidang pangan kepada Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Penghargaan Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya Swasembada Pangan 2025 disematkan langsung oleh Presiden Prabowo dalam momentum Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Nasional yang digelar di Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Bagi Jawa Timur, penghargaan ini bukan sekadar simbol prestasi pemerintahan. Lebih dari itu, ini adalah pengakuan atas kerja panjang para petani di desa-desa, kelompok tani, hingga sinergi lintas sektor yang menjaga sawah tetap produktif di tengah tantangan iklim dan dinamika ekonomi.

“Alhamdulillah, kami haturkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden Prabowo atas penghargaan ini,” ujar Gubernur Khofifah dengan nada haru.

“Penghargaan ini sejatinya milik seluruh masyarakat Jawa Timur, khususnya para petani, Gapoktan, kepala daerah, Forkopimda, serta dukungan Kementerian Pertanian,” imbuhnya.


Gubernur Khofifah Terima Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya dari Presiden Prabowo, Bukti Dedikasi Luar Biasa Wujudkan Swasembada Pangan Nasional Tahun 2025. Foto Surabaya.iNews.id/ist

Penghargaan tersebut diberikan bukan tanpa dasar. Sepanjang tahun 2025, Jawa Timur tercatat sebagai produsen padi dan beras terbesar di Indonesia. Data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis 5 Januari 2026 menunjukkan produksi padi Jawa Timur mencapai 12,69 juta ton Gabah Kering Panen (GKP) atau setara 10,55 juta ton Gabah Kering Giling (GKG). Sementara produksi beras menembus angka 6,09 juta ton.

Capaian ini melonjak signifikan dibandingkan tahun 2024, di mana produksi padi tercatat 9,27 juta ton GKG dan beras 5,35 juta ton. Lonjakan produksi tersebut mengukuhkan Jawa Timur sebagai pilar utama kedaulatan pangan nasional, bahkan melampaui Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut