Stay Classy, Not Bully: Edukasi Politik Humanis Masuk Sekolah di Surabaya
Setelah sesi tanya jawab dan ice breaking, suasana semakin cair saat materi kedua disampaikan. Bertajuk “Jejak Digital: CV Abadi yang Bisa Menghancurkan atau Membangun Karirmu”, materi ini dibawakan oleh Gabriella Theri C.S., S.Psi., CSE. Para siswa terlihat mulai menyadari bahwa unggahan di media sosial bukan sekadar ekspresi sesaat, melainkan rekam jejak yang bisa memengaruhi masa depan mereka.
“Jejak digital adalah cermin kepribadian kita. Jika kita mengisinya dengan kebencian dan perundungan, maka itulah yang akan dilihat dunia,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya menjaga sikap berkelas, baik dalam interaksi langsung maupun di dunia maya, sebagai bagian dari pembentukan citra diri dan karakter generasi muda.
Bagi mereka, menjadi generasi cerdas ternyata bukan hanya soal prestasi akademik, tetapi juga tentang keberanian bersikap santun, beretika, serta menolak segala bentuk perundungan—baik di dunia nyata maupun di ruang digital.
Editor : Arif Ardliyanto