Kisah Rio, Siswa Disabilitas yang Tumbuh Nyaman di Sekolah Inklusi SMP Wijaya Putra Surabaya
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Suasana kebersamaan tampak nyata di lingkungan SMP Wijaya Putra, Surabaya. Di sekolah ini, perbedaan bukan menjadi penghalang, melainkan ruang untuk saling memahami. Perhatian terhadap anak berkebutuhan khusus (ABK) diwujudkan secara konkret melalui penerapan pendidikan inklusif yang memberi kesempatan belajar setara bagi semua siswa.
Salah satu gambaran nyata hadir dari Rio, siswa kelas VIII penyandang disabilitas yang menjalani aktivitas sekolah sehari-hari bersama teman-temannya. Dengan dukungan fasilitas dan pendampingan yang memadai, Rio dapat mengikuti proses belajar, kegiatan keagamaan, hingga aktivitas di luar sekolah tanpa merasa terpinggirkan.
Komitmen sebagai sekolah ramah ABK terlihat dari keterlibatan seluruh warga sekolah. Guru, siswa, hingga tenaga kependidikan berperan aktif menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman. Pembiasaan sikap saling menghargai menjadi fondasi utama, sehingga interaksi antarsiswa terbangun secara alami dan penuh empati.
Dalam kesehariannya, Rio kerap mendapat bantuan dari teman-teman sekelasnya, termasuk saat mengikuti kegiatan keagamaan di masjid sekolah. Sikap kepedulian itu tidak lahir secara instan, melainkan tumbuh dari nilai-nilai inklusivitas yang terus ditanamkan oleh pihak sekolah.
Dukungan tersebut juga terasa saat pelaksanaan Kegiatan Tengah Semester (KTS) di luar sekolah. Rio dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan lancar berkat pendampingan guru dan solidaritas teman sebaya. Tidak ada perlakuan berbeda, kecuali perhatian agar ia tetap merasa aman dan nyaman.
Editor : Arif Ardliyanto