Cerita Bahagia di Balik Program Mudik Gratis, Dari Hemat Biaya hingga Tawa Anak-anak
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Senyum sumringah terlihat di wajah Suyanto (41) bersama keluarganya saat bersiap pulang ke kampung halaman. Mengenakan kaus dan topi seragam, ia menjadi bagian dari ratusan peserta yang mengikuti program mudik gratis dari PTPN I Regional 5.
Barang bawaan telah rapi tersimpan di dalam bus. Tepat pukul 09.00 WIB, Suyanto dan rombongan berangkat menuju Trenggalek bersama sekitar 600 peserta lainnya.
Rasa bahagia tak bisa disembunyikan. Ia mengaku sangat terbantu karena tidak perlu mengeluarkan biaya transportasi untuk pulang kampung.
“Senang sekali dengan program ini, karena tidak perlu mengeluarkan biaya. Ini juga pertama kalinya saya dan keluarga ikut mudik gratis,” ujarnya, Selasa (17/3/2026).
Kebahagiaan serupa dirasakan peserta lain, Fritriani, yang mudik ke Solo. Ia menilai program tersebut ramah bagi keluarga, terutama anak-anak. “Anak saya senang ikut permainan dan dapat hadiah. Suasananya jadi lebih hidup,” katanya.
Sejak pendaftaran dibuka, sebanyak 600 kursi langsung habis dalam waktu dua hari. Para peserta diberangkatkan menggunakan 15 bus VIP menuju berbagai kota di Pulau Jawa.
Adapun rute perjalanan meliputi Yogyakarta, Pacitan, Semarang, Banyuwangi (jalur utara dan selatan), Trenggalek, hingga Blitar yang tersebar di Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Program ini tidak hanya menyasar pekerja, tetapi juga keluarga. Tercatat sekitar 30 balita turut serta dalam perjalanan, menambah suasana hangat dan ramah keluarga selama keberangkatan.
Sejak pertama kali digelar pada 2017, program ini menjadi alternatif bagi masyarakat untuk pulang kampung tanpa terbebani biaya transportasi.
Selain menyediakan armada bus, panitia juga membekali peserta dengan kaus dan topi bertema “Mudik Aman Berbagi Harapan”, serta paket konsumsi dan perlengkapan perjalanan.
Region Head PTPN I Regional 5, Subagiyo, mengatakan mudik merupakan momen penting yang selalu dinantikan masyarakat untuk berkumpul bersama keluarga di kampung halaman.
“Kami ingin perjalanan berlangsung aman, nyaman, dan seluruh pemudik bisa tiba dengan selamat. Program ini juga diharapkan dapat mengurangi penggunaan kendaraan pribadi,” ujarnya saat melepas peserta di Surabaya.
Tingginya minat masyarakat terlihat dari cepatnya kuota pendaftaran yang terpenuhi. Kepala Bagian Sekretariat dan Umum PTPN I Regional 5, Reggy Irawan Setiyobudi, menyebut hal itu sebagai bukti nyata bahwa program tersebut sangat dibutuhkan.
“Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Pendaftaran langsung penuh dalam waktu singkat,” katanya.
Editor : Arif Ardliyanto