get app
inews
Aa Text
Read Next : Kelola 27 Persen Wilayah Kerja Migas, PHE Jaga Pasokan di Tengah Geopolitik Global

Dongkrak Kualitas Atlet, Taekwondo Jatim Gandeng Universitas Gwangju Korea Selatan

Selasa, 16 Juni 2026 | 21:09 WIB
header img
Pengprov TI Jatim dan Gwangju University menjalin kemitraan strategis. (Foto : Trisna).

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia (Pengprov TI) Jawa Timur (Jatim) resmi mengambil langkah progresif demi mendongkrak mutu atlet dan pendidikan holistik internasional.

Langkah ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) strategis bersama Departemen Taekwondo Universitas Gwangju, Korea Selatan, di Surabaya pada Selasa (16/6/2026).

Kemitraan internasional ini dirancang untuk memperluas saling pengertian, mendorong kemajuan akademis, serta memperkuat daya saing pendidikan dan prestasi olahraga kedua institusi di kancah global.

Kesepakatan bersejarah tersebut ditandatangani langsung oleh Wakil Ketua Umum Pengprov TI Jatim, Hendra Prastiyawan, dan Profesor Departemen Taekwondo Gwangju University, Prof. Kim Ji-Hyuk.

Melalui kemitraan ini, kedua belah pihak berkomitmen penuh untuk saling mendukung dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang unggul. Khususnya melalui integrasi ilmu pengetahuan akademis (sport science) dan pembinaan olahraga taekwondo yang terstruktur.

Terpisah, Ketua Pengprov TI Jatim, Mayjen TNI (P) Yusman Madayun, S.I.P., melalui Wakil Ketua Umum Hendra Prastiyawan, menyampaikan kedatangan para tokoh taekwondo dari Negeri Gingseng ini merupakan bentuk nyata dari implementasi kerja sama dengan Gwangju University.

"Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan dampak instan sekaligus jangka panjang bagi ekosistem taekwondo di Jatim," tegas Hendra.

Acara seremonial ini turut dihadiri oleh Grand Master Han Kwanggil, tokoh Taekwondo senior asal Korea Selatan yang telah mendedikasikan hidupnya selama 40 tahun di dunia Taekwondo.

Sebagai sosok yang telah melahirkan banyak tokoh Taekwondo dunia, Grand Master Han menekankan bahwa Taekwondo bukan sekadar olahraga fisik atau ajang kompetisi, melainkan sebuah jalan hidup (way of life).

"Jika bukan karena Taekwondo, kita mungkin tidak akan bisa bertemu seperti ini," ujar Grand Master Han, yang berharap kerja sama ini bisa berkelanjutan hingga ke generasi penerus.

Kepala Bidang Prestasi Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Jatim, Abdul Wahab, menyebut kolaborasi ini sebagai momentum sejarah yang krusial.

Dispora Jatim optimis kehadiran para pakar dari Korea Selatan yakni Prof. Kim Ji-Hyuk, Grand Master Han Kwanggil, dan Coach Lee akan mendongkrak target prestasi di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang secara signifikan.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut