Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Bek Persebaya Catur Pamungkas Ternyata Lulusan SSB Sidoarjo, Begini Kisah Proses Pembinaannya
Advertisement . Scroll to see content

Rekam Jejak SSB Bintang Angkasa Surabaya, Kawah Candradimuka Lahirnya Bek Persebaya Abu Rizal

Sabtu, 17 Januari 2026 | 09:15 WIB
  • author Saiful Arif
Rekam Jejak SSB Bintang Angkasa Surabaya, Kawah Candradimuka Lahirnya Bek Persebaya Abu Rizal
SSB Bintang Angkasa Surabaya konsisten membina pemain usia dini dari U-9 hingga U-18. Akademi ini dikenal sebagai tempat lahirnya bek Persebaya Abu Rizal Maulana. (Foto Surabaya.iNews.id/alup).

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Di sebuah lapangan sederhana di kawasan Surabaya Ujung, suara peluit dan tawa anak-anak hampir tak pernah absen setiap pekan. Di sanalah Sekolah Sepak Bola (SSB) Bintang Angkasa menanamkan mimpi, harapan, dan disiplin bagi ratusan pesepak bola usia dini. Bukan sekadar tempat berlatih, SSB ini menjadi ruang tumbuh bagi anak-anak Surabaya yang bercita-cita menembus dunia sepak bola profesional.

Nama SSB Bintang Angkasa semakin dikenal setelah berhasil melahirkan bek kanan Persebaya Surabaya, Abu Rizal Maulana. Sosok yang kini merumput di level profesional itu menjadi bukti bahwa pembinaan jangka panjang, bila dilakukan dengan konsisten, mampu mengantarkan mimpi anak kampung menuju stadion besar. Keberhasilan Abu Rizal pun menjadi bahan bakar semangat bagi para siswa yang saat ini rutin berlatih di Lapangan Yonif 5 Marinir, Surabaya Ujung.

Pembinaan di SSB Bintang Angkasa dilakukan secara berjenjang dan terstruktur. Mulai dari kelompok usia U-9 hingga U-18, setiap pemain mendapatkan materi latihan yang disesuaikan dengan fase perkembangan fisik dan mental mereka. Fokus utama bukan hanya pada kemampuan mengolah bola, tetapi juga pada pembentukan karakter sejak dini.


SSB Bintang Angkasa Surabaya konsisten membina pemain usia dini dari U-9 hingga U-18. Akademi ini dikenal sebagai tempat lahirnya bek Persebaya Abu Rizal Maulana. (Foto Surabaya.iNews.id/alup).

Pembina SSB Bintang Angkasa, Fathir, menegaskan bahwa kisah Abu Rizal bukanlah kebetulan. “Kami ingin anak-anak Surabaya percaya bahwa mimpi menjadi pesepak bola profesional itu nyata. Abu Rizal adalah bukti hasil pembinaan usia dini yang konsisten dan berkesinambungan,” ujarnya.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut