Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Persebaya Cetak Sejarah di Piala Soeratin, Eri Cahyadi: Wani Ngosek, Wani Ngeyel
Advertisement . Scroll to see content

Bek Persebaya Catur Pamungkas Ternyata Lulusan SSB Sidoarjo, Begini Kisah Proses Pembinaannya

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:01 WIB
  • author Saiful Arif
Bek Persebaya Catur Pamungkas Ternyata Lulusan SSB Sidoarjo, Begini Kisah Proses Pembinaannya
SSB Diklat Anak Bangsa Sidoarjo konsisten melahirkan pemain profesional. Kunci suksesnya ada pada pembinaan usia dini yang disiplin dan terarah. (Foto iNewsSurabaya.id/Alup).

SIDOARJO, iNewsSurabaya.id – Persaingan pembinaan sepak bola usia dini di Sidoarjo kian kompetitif. Setiap Sekolah Sepak Bola (SSB) berlomba menghadirkan metode latihan terbaik demi mencetak pemain muda berkualitas dan berkarakter.

Di tengah ketatnya kompetisi tersebut, SSB Diklat Anak Bangsa muncul sebagai salah satu akademi yang konsisten menunjukkan hasil nyata. Berbasis latihan di Lapangan Keboan Anom, Gedangan, Sidoarjo, SSB ini tak sekadar menggelar latihan rutin, melainkan membangun sistem pembinaan yang terstruktur dan berkelanjutan.

Nama Diklat Anak Bangsa kini tak lagi asing, bahkan mulai diperhitungkan di level yang lebih luas. Dari lapangan sederhana tersebut, lahir sejumlah pemain yang berhasil menembus panggung profesional.


Catur Pamungkas, Bek Persebaya Lulusan SSB Sidoarjo yang Kini Bersinar di Liga 1 dengan kualitas permainan tak diragukan lagi. Foto iNewsSurabaya.id/tangkap layar

Salah satu alumninya adalah Catur Pamungkas, bek kanan yang kini memperkuat Persebaya Surabaya. Selain itu, ada Sidik Saimima, gelandang enerjik yang berkontribusi membawa Garudayaksa FC promosi ke Liga 1.

Direktur Teknik Diklat Anak Bangsa, Hanafing, menegaskan bahwa pembinaan usia dini tidak bisa ditempuh secara instan. Menurutnya, proses panjang menjadi kunci utama dalam mencetak pemain berkualitas.

“Banyak yang ingin hasil cepat, padahal di usia dini yang terpenting adalah fondasi. Teknik dasar, pemahaman permainan, serta mental harus dibentuk sejak awal. Di sini kami benar-benar menjaga proses itu,” ujar Hanafing.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut