get app
inews
Aa Text
Read Next : Beasiswa Pemkot Surabaya Tembus Rp191 Miliar, Ini Kampus ke-12 yang Siap Kerja Sama

Kuota Beasiswa Pemkot Surabaya Dinilai Belum Ideal, Mahasiswa PTS Masih Banyak Kesulitan Biaya

Rabu, 21 Januari 2026 | 08:59 WIB
header img
Kuota beasiswa Pemkot Surabaya untuk mahasiswa PTS dinilai belum sebanding dengan kebutuhan. PTS berharap ada penambahan demi keberlanjutan pendidikan mahasiswa. (Foto Surabaya.iNews.id/arif).

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Harapan mahasiswa dari keluarga kurang mampu di perguruan tinggi swasta (PTS) Surabaya kembali menguat. Program bantuan biaya pendidikan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya disambut antusias, namun di balik apresiasi tersebut, muncul satu aspirasi besar: penambahan kuota penerima beasiswa untuk mahasiswa PTS.

Saat ini, dari total 23.000 kuota beasiswa yang disiapkan Pemkot Surabaya, hanya sekitar 6.000 kuota dialokasikan untuk mahasiswa PTS. Jumlah itu dinilai belum sebanding dengan kondisi di lapangan. Banyak mahasiswa PTS yang berasal dari keluarga tidak mampu, bahkan sebagian terpaksa menghentikan studi di tengah jalan karena keterbatasan biaya.

Rektor Universitas Hang Tuah (UHT) Surabaya, Laksamana Muda (Purn) Dr. Ir. Avando Bastari, M.Phil., M.Tr.Opsla., IPM., ASEAN Eng., menilai program bantuan tersebut menjadi angin segar bagi mahasiswa yang selama ini berjuang membiayai pendidikan mereka.

“Kami sangat mengapresiasi perhatian Pemkot Surabaya. Bantuan ini sangat berarti, bukan hanya meringankan beban mahasiswa, tetapi juga membantu perguruan tinggi dalam pengelolaan Uang Kuliah Tunggal (UKT),” ujar Avando.


Kuota beasiswa Pemkot Surabaya untuk mahasiswa PTS dinilai belum sebanding dengan kebutuhan. PTS berharap ada penambahan demi keberlanjutan pendidikan mahasiswa. Foto Surabaya.iNews.id/arif

Menurutnya, realitas mahasiswa PTS kerap luput dari sorotan. Banyak dari mereka memilih PTS bukan karena kemewahan, melainkan karena keterbatasan akses dan kondisi ekonomi keluarga. “Mayoritas mahasiswa perguruan tinggi swasta berasal dari keluarga kurang mampu. Di UHT sendiri, sekitar 25 persen mahasiswa setiap tahun menerima beasiswa, baik dari internal kampus maupun mitra eksternal,” jelasnya.

Avando menegaskan, perguruan tinggi swasta memiliki peran strategis bersama pemerintah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Karena itu, ia berharap ke depan kuota beasiswa bagi mahasiswa PTS dapat ditambah, agar lebih banyak mahasiswa bisa menyelesaikan pendidikan tanpa dihantui masalah biaya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kepemudaan Disbudporapar Kota Surabaya, Erringgo Perkasa, menyampaikan bahwa kunjungan ke Universitas Hang Tuah merupakan bagian dari rangkaian sosialisasi bantuan beasiswa perkuliahan bagi warga Surabaya.

“Hari ini Universitas Hang Tuah menjadi PTS ke-15 yang kami kunjungi. Sambutannya sangat positif karena memang mahasiswa warga Surabaya yang kuliah di PTS benar-benar membutuhkan bantuan ini,” ungkap Erringgo.

Ia menjelaskan, regulasi program beasiswa saat ini masih dalam tahap finalisasi. Pemkot Surabaya menargetkan seluruh proses administrasi dapat segera rampung agar bantuan bisa segera disalurkan kepada mahasiswa yang berhak.

“Masih ada beberapa PTS lagi yang akan kami kunjungi. Terkait permintaan tambahan kuota, kami memahami aspirasi tersebut. Sejak 2022 mahasiswa PTN sudah mendapatkan bantuan, sehingga ke depan kami ingin pembagian beasiswa ini lebih adil, termasuk bagi mahasiswa di PTS,” tegasnya.

Program beasiswa Pemkot Surabaya ini diharapkan tidak hanya membuka akses pendidikan tinggi yang lebih luas, tetapi juga menjadi penyelamat bagi mahasiswa yang hampir kehilangan kesempatan kuliah. Dengan dukungan kuota yang memadai, generasi muda Surabaya diharapkan mampu menuntaskan pendidikan dan tumbuh menjadi SDM unggul serta berdaya saing.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut